Anak-anak kecil suka menanam benih dan melihatnya tumbuh. Anak-anak yang lebih besar juga dapat mempelajari metode perbanyakan yang lebih kompleks. Pelajari lebih lanjut tentang membuat rencana pelajaran perbanyakan tanaman di artikel ini.
Perbanyakan Tanaman untuk Anak
Mengajarkan perbanyakan tanaman kepada anak dimulai dari kegiatan sederhana yaitu menanam benih. Anda dapat melangkah lebih jauh pada anak yang lebih besar dengan memasukkan satu atau lebih metode reproduksi aseksual, seperti stek, pembelahan, atau jaring. Jumlah informasi yang disertakan bergantung pada usia anak dan waktu yang Anda perlukan untuk menyebarkannya.
Memulai Benih dengan Anak
Di bawah ini adalah prosedur sederhana untuk mengajar anak-anak tentang perbanyakan benih. Pertama, Anda perlu mengumpulkan persediaan Anda, yang meliputi:
- Pot bunga kecil berlubang di bagian bawah. Cangkir yogurt bisa menjadi pot yang bagus.
- Campuran awal benih. Belilah campuran yang dikemas atau buat sendiri dari 1 bagian perlit, 1 bagian vermikulit, dan 1 bagian sabut (coir) atau lumut gambut.
- Penggaris
- Piring untuk diletakkan di bawah pot
- Air
- Biji: Kacang polong , buncis , nasturtium , dan bunga matahari adalah pilihan yang baik.
- Tas ritsleting. Pastikan ukurannya cukup besar untuk menampung pot bunga.
Isi pot campuran awal benih hingga sekitar 1 ½ inci (4 cm) dari atas dengan campuran awal benih. Letakkan panci di atas piring dan basahi campuran dengan air.
Tempatkan dua atau tiga benih di dekat bagian tengah setiap pot dan tutupi benih dengan tanah setinggi 2,5 hingga 4 cm (1 hingga 1 1/2 inci). CATATAN : Jika Anda memilih benih yang lebih kecil dari yang ditawarkan di sini, sesuaikan kedalamannya.
Tempatkan stoples di dalam kantong ritsleting dan tutup rapat. Amati setiap hari dan keluarkan pot dari kantong segera setelah tanaman muncul.
Potong tanaman terkecil atau terlemah saat tingginya sekitar 8 cm, sisakan hanya satu tanaman kokoh.
Perbanyakan tanaman dengan anak melalui stek, pembelahan atau jaring
Stek – Stek mungkin merupakan bentuk perbanyakan aseksual yang paling umum. Pothos dan philodendron merupakan tanaman yang baik digunakan karena memiliki batang yang banyak dan mudah berakar dalam segelas air. Ambil stek sepanjang 4 hingga 6 inci (10 hingga 15 cm) dan buang daun bagian bawah secukupnya sehingga hanya batangnya yang berada di bawah air. Jika panjang akarnya sekitar 8 cm, pindahkan ke dalam pot berisi tanah pot.
Pembagian – Anda dapat mendemonstrasikan pembagian umbi dengan tanaman kentang . Pastikan Anda membeli kentang dari toko benih. Kentang yang dibeli di toko kelontong sering kali diberi penghambat pertumbuhan untuk mencegah mata tumbuh. Potong benih kentang sehingga setiap mata berisi setidaknya satu kubus kentang berukuran minimal 1 inci. Tanam potongan di bawah tanah lembab setinggi 2 inci (5 cm).
Penyeimbangan – Tanaman laba-laba dan stroberi menumbuhkan banyak penyeimbang, dan tidak ada yang lebih mudah untuk diperbanyak. Cukup potong tanaman muda dan tanam di tengah pot berisi tanah pot. Berhati-hatilah untuk tidak mengubur bagian atas tanaman bayi di bawah tanah.