Jika Anda ingin menanam cabai dari bijinya, Anda dapat memilih beragam tanaman cabai , mulai dari poblano yang agak pedas dan pedas hingga jalapeños yang cukup pedas. Jika Anda penggemar lada berpengalaman, tanamlah beberapa cabai habanero atau cabai naga. Jika Anda tinggal di daerah beriklim panas, Anda bisa menanam bibit cabai langsung di pekarangan. Namun kebanyakan orang perlu menanam benih cabai di dalam ruangan. Mari belajar cara menanam bibit cabai.

Kapan memulai benih cabai

Ada baiknya untuk memulai sekitar enam hingga sepuluh minggu sebelum rata-rata tanggal beku terakhir di daerah Anda. Di sebagian besar iklim, bulan Januari adalah waktu yang ideal untuk berkecambah benih cabai, namun Anda mungkin ingin memulainya pada awal bulan November atau paling lambat pada bulan Februari.

Ingatlah bahwa cabai yang sangat pedas, seperti habanero atau Scotch bonnet, membutuhkan waktu lebih lama untuk berkecambah dibandingkan cabai yang lebih lunak dan juga membutuhkan lebih banyak panas.

Menanam Cabai Dari Biji

Rendam biji cabai dalam air hangat semalaman. Isi nampan wadah sarang lebah dengan campuran awal benih. Siram dengan baik, lalu sisihkan nampan untuk mengalirkan air hingga adonan lembab tetapi tidak basah.

Taburkan biji di atas permukaan campuran awal yang lembap. Tutupi baki dengan plastik bening atau masukkan ke dalam kantong sampah plastik putih.

Perkecambahan biji cabai memerlukan panas. Bagian atas lemari es atau alat penghangat lainnya berfungsi dengan baik, tetapi Anda mungkin ingin membeli alas pemanas. Suhu 70 hingga 85 F. (21-19 C) ideal.

Periksa baki sesering mungkin. Plastik akan menjaga lingkungan tetap hangat dan lembab, tetapi pastikan untuk menyiram atau menyemprotkannya sedikit jika campuran awal kering.

Perhatikan perkecambahan benih, yang dapat terjadi seminggu sekali atau hingga enam minggu, bergantung pada suhu dan varietas. Keluarkan plastik segera setelah benih berkecambah. Tempatkan baki di bawah lampu neon atau lampu tanam. Tanaman membutuhkan setidaknya enam jam sinar matahari per hari.

Tips merawat bibit cabai

Gunakan gunting untuk memotong tanaman yang paling lemah dari setiap sel, menyisakan tanaman yang paling kuat dan kokoh.

Tempatkan kipas angin di dekat tanaman, karena angin yang terus-menerus akan membuat batang lebih kuat. Anda juga bisa membuka jendela jika udara tidak terlalu dingin.

Pindahkan bibit ke dalam pot berukuran 7,5 hingga 10 cm (3 hingga 4 inci) yang diisi dengan tanah pot biasa jika sudah cukup besar untuk dipegang.

Lanjutkan menanam tanaman cabai di dalam ruangan sampai cukup besar untuk dipindahkan, dan pengerasannya terlebih dahulu. Pastikan siang dan malam hangat, tanpa risiko embun beku.

Tinggalkan Balasan