Cemara Hinoki ( Chamaecyparis obtusa ), juga dikenal sebagai cemara Hinoki palsu, adalah anggota famili Cupressaceae dan kerabat dari pohon cemara sejati. Tumbuhan runjung yang selalu hijau ini berasal dari Jepang, di mana kayu aromatiknya secara tradisional digunakan untuk membangun teater, kuil, dan istana.
Informasi Cemara Palsu Hinoki
Cemara Hinoki berguna dalam layar privasi karena bentuknya yang tinggi, padat, berbentuk kerucut, atau piramidal. Ia juga populer untuk digunakan dalam tanaman hias dalam jangkauan pertumbuhannya dan sebagai bonsai. Pohon cemara Hinoki yang ditanam di kebun dan taman biasanya mencapai tinggi 50 hingga 75 kaki (15 hingga 23 m) dengan lebar 10 hingga 20 kaki (3 hingga 6 m) saat dewasa, meskipun pohonnya dapat mencapai 120 kaki (37 m). ) di alam. Varietas kerdil juga tersedia, beberapa hanya tingginya 5 sampai 10 kaki (1,5 sampai 3 m).
Menanam cemara Hinoki bisa menjadi cara yang bagus untuk menambah keindahan dan daya tarik pada taman atau halaman belakang Anda. Daun seperti sisik tumbuh di ranting yang agak terkulai dan biasanya berwarna hijau tua, tetapi varietas dengan dedaunan kuning cerah hingga emas telah dikembangkan. Kulit kayunya yang berwarna coklat kemerahan juga merupakan hiasan dan terlihat indah dalam bentuk garis-garis. Beberapa varietas memiliki cabang berbentuk kipas atau melingkar.
Cara Menumbuhkan Cemara Hinoki
Merawat pohon cemara Hinoki itu sederhana. Pertama, pilih lokasi penanaman yang cocok. Spesies ini kuat di zona berkebun USDA 5a hingga 8a dan lebih menyukai tanah liat yang lembab namun memiliki drainase yang baik. Sinar matahari penuh adalah yang terbaik, tetapi pohonnya juga bisa tumbuh di tempat yang teduh. Cemara Hinoki tidak beradaptasi dengan baik saat dipindahkan, jadi pastikan memilih lokasi penanaman yang dapat mengakomodasi ukuran pohon saat dewasa.
Cemara Hinoki lebih menyukai tanah yang agak asam: pH harus antara 5,0 dan 6,0 untuk kesehatan optimal. Yang terbaik adalah menguji tanah Anda dan memperbaiki pH, jika perlu, sebelum tanam.
Untuk merawat cemara Hinoki setelah tanam, sirami secara rutin setiap kali curah hujan tidak mencukupi untuk menjaga kelembaban tanah. Ketahuilah bahwa tanaman secara alami melepaskan jarum lamanya di musim dingin, sehingga warna kecoklatan belum tentu menjadi masalah. Seperti kebanyakan tumbuhan runjung, pupuk umumnya tidak diperlukan kecuali tanda-tanda kekurangan unsur hara muncul. Namun, pupuk yang dirancang untuk tanaman yang menyukai asam dapat ditambahkan secara opsional setiap musim semi.