Pernahkah Anda mencoba berkebun herba dalam ruangan , tetapi ternyata Anda tidak mendapatkan pencahayaan optimal untuk menanam tanaman yang menyukai sinar matahari seperti lavendel , kemangi , dan adas manis ? Meskipun Anda mungkin tidak bisa menanam semua herba di dalam ruangan tanpa jendela cerah yang menghadap ke selatan atau pencahayaan tambahan, ada banyak herba tahan naungan yang tumbuh dengan baik di dalam ruangan.

Menanam Herbal dalam Kondisi Cahaya Rendah

Bagi sebagian besar rumah tangga, tumbuhan dalam ruangan yang paling mudah tumbuh dalam kondisi cahaya redup adalah spesies berdaun lembut yang tumbuh pada ketinggian yang lebih pendek. Ramuan kuliner ini dapat diletakkan dengan nyaman di ambang jendela atau di meja kecil di tempat yang cukup terang:

Selain tanaman herbal kuliner, tukang kebun mungkin ingin memfokuskan eksperimen berkebun tanaman herbal dalam ruangan pada tanaman wangi, seperti:

  • Catmint – Anggota keluarga mint ini berkerabat dengan catnip, namun catmint memiliki perawakan yang lebih pendek dan kompak, sehingga lebih cocok untuk berkebun herba dalam ruangan.
  • Musk Geranium – Bunga magenta dan daun geranium musk yang harum menjadikannya ideal untuk bunga rampai atau untuk mengharumkan parfum.
  • Woodruff manis – Digunakan pada Abad Pertengahan sebagai tanaman obat, daun woodruff kering memiliki aroma yang mirip dengan jerami yang baru dipotong.

Tips Menanam Jamu dalam Kondisi Kurang Cahaya

Meskipun banyak herba favorit kami dapat ditanam di dalam rumah, sedikit ketekunan ekstra adalah kunci keberhasilan saat menanam herba dalam kondisi minim cahaya. Mengingat kembali kelas sains sekolah menengah, cahaya menghasilkan pertumbuhan tanaman melalui proses fotosintesis . Semakin banyak cahaya yang diterima tanaman, semakin cepat dan kompak pertumbuhannya.

Sebaliknya, tukang kebun dapat mengharapkan pertumbuhan yang lebih lambat dan lebih lama dengan tanaman herba dalam ruangan dengan cahaya rendah. Ikuti tip berikut untuk menjaga lemak yang tahan naungan tetap sehat di rumah Anda:

  • Sediakan cahaya sebanyak mungkin – Jaga tanaman sedekat mungkin dengan jendela selama suhu luar memungkinkan. Jika memungkinkan, pindahkan tanaman ke jendela berbeda sepanjang hari. Hindari memadati pekebun agar lebih banyak cahaya dapat mencapai masing-masing tanaman dan daun.
  • Pemupukan secukupnya – Bahkan dalam kondisi cerah, pemupukan berlebihan mendorong pertumbuhan yang panjang. Untuk mencegah hal ini, berikan pupuk dengan kekuatan setengah dan batasi pemberian pakan setiap dua bulan sekali.
  • Jangan menyiram secara berlebihan – Pada hari berawan, tumbuhan dalam ruangan dalam kondisi cahaya redup akan tumbuh lebih sedikit sehingga membutuhkan lebih sedikit air. Periksa tingkat kelembapan tanah sebelum disiram untuk mencegah busuk akar dan penyakit jamur.
  • Sering Panen – Jepit ujung yang tumbuh secara teratur untuk mendorong percabangan. Ini membantu menjaga toleran terhadap naungan menjadi lebih kompak.
  • Waspadai Hama – Karena kurangnya predator alami, rumput dalam ruangan dengan cahaya redup lebih rentan terhadap serangan serangga. Basmi hama, seperti kutu daun , dengan semburan air atau sabun insektisida.

Tinggalkan Balasan