Ingin memulai kebun herbal tetapi tidak yakin bisa melakukannya? Jangan pernah takut! Membuat kebun herbal adalah salah satu hal paling sederhana yang dapat Anda lakukan. Menanam herba adalah cara sederhana dan enak untuk mulai berkebun. Teruslah membaca untuk mempelajari lebih lanjut tentang langkah-langkah yang perlu Anda ambil untuk membuat taman herbal di halaman belakang rumah Anda.
Memilih Lokasi untuk Memulai Kebun Herbal
Kebanyakan tumbuhan yang bisa Anda tanam di rumah memerlukan dua hal: sinar matahari dan tanah yang memiliki drainase yang baik. Artinya, ketika mempertimbangkan lokasi di halaman Anda untuk menanam kebun herba, Anda harus mencari lokasi yang menerima sinar matahari enam jam atau lebih per hari dan memiliki drainase yang baik.
Banyak orang juga mempertimbangkan kenyamanan saat memilih tempat untuk mulai menanam kebun herbal. Menanam di dekat dapur atau di dekat rumah akan memudahkan pemanenan tanaman herbal dari kebun herbal.
Siapkan tanah sebelum menanam kebun herbal
Setelah Anda memilih lokasi untuk menanam kebun herba, Anda perlu menyiapkan tanah. Jika tanahnya berpasir atau liat , tambahkan banyak kompos . Meskipun kondisi tanah Anda cukup baik, menambahkan sedikit kompos ke dalam tanah akan membantu menyediakan nutrisi bagi tanaman herbal saat mereka tumbuh.
Saat menanam herba, jangan gunakan pupuk kandang yang telah dikomposkan di kebun herba. Ini biasanya mengandung nitrogen tinggi, yang akan membuat herba tumbuh dengan cepat tetapi mengurangi rasanya.
Memilih Jamu yang Akan Anda Tanam di Kebun Jamu
Tanaman herbal yang Anda tanam di kebun sangat bergantung pada apa yang ingin Anda tanam. Hampir semua tumbuhan akan tumbuh setidaknya selama satu musim. Beberapa akan tumbuh dari tahun ke tahun. Beberapa tumbuhan umum yang ditanam orang saat memulai kebun herbal adalah:
Menanam dan menanam tanaman herbal
Tanaman herbal bisa dimulai dari biji atau ditanam sebagai tanaman. Menanam tanaman herba lebih mudah daripada memulainya dari biji, namun jika anggaran Anda terbatas, memulai tanaman herbal dari biji tidaklah sulit.
Setelah Anda menanam tanaman herba, pastikan taman tersebut menerima air sebanyak 2 inci (5 cm) setiap minggunya.
Pastikan juga untuk sering memanen herba Anda . Seringkali ketika seorang tukang kebun baru memulai kebun tanaman herbal, mereka khawatir bahwa seringnya memanen tanaman herbal akan merugikan mereka. Faktanya, yang terjadi justru sebaliknya. Seringnya memanen herba akan menghasilkan tanaman herba yang menghasilkan lebih banyak dedaunan, sehingga meningkatkan jumlah yang bisa Anda panen.
Di akhir musim, Anda juga dapat mengeringkan atau membekukan hasil panen herba sehingga Anda dapat menikmati herba yang ditanam di rumah sepanjang tahun.
Meluangkan waktu untuk menanam kebun herbal sangatlah memuaskan dan mudah. Dengan membuat kebun herba dan menanam herba, Anda dapat menambah keindahan taman dan cita rasa masakan Anda.