Tumbuhan dalam genus Juniperus disebut “juniper” dan tersedia dalam berbagai bentuk. Oleh karena itu, spesies juniper dapat memainkan banyak peran berbeda di taman. Apakah juniper termasuk pohon atau semak? Itu keduanya, dan banyak lagi. Juniper adalah tanaman jenis konifera yang selalu hijau dengan daun bersisik, tetapi tinggi dan tampilannya sangat bervariasi antar varietas. Anda akan menemukan tanaman juniper yang bentuknya seperti penutup tanah , semak, atau pohon besar.

Menanam juniper atau semak tidaklah sulit. Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang varietas juniper dan perawatan juniper.

Varietas Juniper

Jika Anda mencari semak terestrial dengan bentuk datar atau gundukan, pertimbangkan juniper. Jika Anda ingin membuat pagar tanaman dari semak cemara yang tegak , pertimbangkan juniper. Jika Anda membutuhkan pohon cemara besar di tempat yang cerah di halaman Anda, pertimbangkan juniper.

Spesies Juniper hadir dalam berbagai ukuran dan bentuk, mulai dari semak rendah yang menutupi bukit pasir hingga pohon kuno yang menjulang tinggi di pegunungan Sierra tinggi. Amerika Utara memiliki 13 spesies juniper asli, dan jumlahnya empat kali lebih banyak di seluruh dunia.

Juniper vs. Semak belukar

Karena semak hanyalah pohon pendek, garis antara kedua jenis tanaman tersebut selalu kabur. Beberapa kasus lebih jelas dibandingkan kasus lainnya. Misalnya, juniper California ( Juniperus californica ) dianggap sebagai semak pesisir rendah karena letaknya dekat dengan tanah, namun juniper barat ( J. occidentalis ) masih berdiri sebagai pohon tinggi yang dipahat angin.

Namun terkadang lebih sulit mengkategorikan juniper sebagai pohon atau semak. Pfitzer juniper ( J. chinensis ‘Pfitzerana’), mungkin juniper budidaya yang paling populer, tumbuh setinggi 5 kaki (1,5 m) dan lebar 10 kaki (3 m), dan dianggap oleh beberapa orang sebagai pohon kecil dan semak. oleh orang lain. Hal serupa juga terjadi pada juniper Hetz Cina ( J. chinensis ‘Hetzii’), yang tingginya mencapai 15 kaki (4,5 m).

Cara menanam juniper

Perawatan Juniper lebih mudah bila Anda memilih lokasi penanaman yang cocok. Meluangkan waktu untuk memilih lokasi yang tepat untuk pohon juniper Anda dapat menghemat waktu dan tenaga Anda nantinya.

Saat menanam juniper, Anda memerlukan lokasi dengan sinar matahari penuh atau dekat, serta tanah dengan drainase yang baik. Juniper tidak suka kakinya berada di lumpur basah, tetapi mentolerir sebagian besar jenis tanah lainnya. Umumnya, tanaman juniper tahan terhadap suhu panas dan tanah kering yang buruk. Mereka mentolerir kondisi perkotaan dan juga pohon cemara lainnya.

Pertimbangkan ukuran pohon dewasa sebelum menanam juniper. Banyak spesies tumbuh sangat cepat sehingga dengan cepat menempati ruang yang dialokasikan untuknya. Anda dapat memangkas tanaman juniper yang tegak agar tetap kompak.

Perawatan Juniper

Seperti semua pohon, juniper terkadang menderita penyakit. Hawar phomopsis merupakan penyakit paling serius yang menyerang juniper. Anda bisa mengenalinya dengan mencari ujung dahan yang berubah warna menjadi coklat. Kendalikan penyakit ini dengan menyemprot pertumbuhan baru dengan fungisida beberapa kali selama musim tanam.

Tinggalkan Balasan