Jika Anda pergi ke restoran yang cukup bagus akhir-akhir ini, Anda mungkin menemukan bahwa lauk brokoli Anda telah diganti dengan sesuatu yang disebut brokolini, kadang disebut baby brokoli. Apa itu brocollini? Kelihatannya agak mirip brokoli, tapi benarkah? Bagaimana Cara Menanam Brokoli Bayi? Baca terus untuk informasi tentang menanam brokolini dan merawat bayi brokoli.
Apa itu brokolini?
Brokoli adalah hasil persilangan brokoli Eropa dan gai lan Cina. Dalam bahasa Italia, kata “broccolini” berarti brokoli bayi, oleh karena itu nama umum lainnya. Meskipun sebagian terbuat dari brokoli , tidak seperti brokoli, brokolini memiliki kuntum yang sangat kecil dan batang yang empuk (tidak perlu dikupas!) dengan daun besar yang dapat dimakan. Rasanya manis/pedas.
Informasi Brokoli
Brokoli dikembangkan selama delapan tahun oleh Sakata Seed Company di Yokohama, Jepang, di Salinas, California, pada tahun 1993. Awalnya disebut “aspabroc”, ini adalah hibrida alami dan bukan hasil rekayasa genetika.
Nama asli “aspabroc” dipilih karena nuansa asparagus yang mengingatkan pada hibrida. Pada tahun 1994, Sakata bermitra dengan Sanbon Inc. dan mulai memasarkan hibrida dengan nama Asparation. Pada tahun 1998, kemitraan dengan Mann Packing Company menghasilkan tanaman tersebut disebut Broccollini.
Karena banyaknya nama brokoli, brokoli masih dapat ditemukan dengan banyak nama berikut: asparasi, asparasi, brokoli bayi manis, bimi, broccoletti, broccolette, brokoli bertunas, dan batang empuk.
Kaya vitamin C , brokolini juga mengandung vitamin A dan E, kalsium, folat, zat besi dan potasium, semuanya hanya dengan 35 kalori per porsi.
Cara Menanam Brokoli Bayi
Menanam brokolini memiliki persyaratan yang mirip dengan brokoli. Keduanya merupakan tanaman cuaca sejuk, meskipun brokolini lebih sensitif terhadap dingin dibandingkan brokoli, namun juga kurang sensitif terhadap panas dibandingkan brokoli.
Brokoli tumbuh subur di tanah dengan pH antara 6,0 dan 7,0. Mulailah menanam benih di dalam ruangan pada awal musim semi atau awal musim gugur tergantung kapan Anda ingin memanen. Tempatkan tanaman di luar ruangan saat berumur empat hingga enam minggu.
Transplantasi ruang dengan jarak 1 kaki (31 cm) dan 2 kaki (61 cm) dalam barisan. Jika ragu, yang terbaik adalah memberi lebih banyak ruang antar tanaman, karena brokolini dapat tumbuh menjadi tanaman yang cukup besar.
Perawatan Brokoli Bayi
Mulsa pada akar tanaman untuk membantu mempertahankan kelembapan, menghambat gulma, dan menjaga tanaman tetap sejuk. Brokoli membutuhkan banyak air, setidaknya 2,5 hingga 5 cm (1 hingga 2 inci) per minggu.
Brokoli akan siap dipanen ketika bulirnya mulai terbentuk dan daunnya berwarna hijau tua mengilap, biasanya 60 hingga 90 hari setelah tanam. Jika Anda menunggu sampai daunnya menguning, kepala brokolini akan layu, bukan garing.
Seperti halnya brokoli, setelah kepalanya dipotong, asalkan tanamannya masih hijau, brokolini akan memberi Anda hasil panen akhir berupa kuntum.