Rosemary berbunga putih ( Rosmarinus officinalis ‘albus’) adalah tanaman tegak dan selalu hijau dengan daun tebal, kasar, dan seperti jarum. Tanaman rosemary putih cenderung berbunga subur, menghasilkan banyak bunga putih beraroma lembut di akhir musim semi dan musim panas. Jika Anda tinggal di zona tahan banting tanaman USDA 8 hingga 11, Anda tidak akan kesulitan menanam rosemary berbunga putih di taman Anda. Burung, lebah , dan kupu-kupu akan berterima kasih! Teruslah membaca untuk mengetahui lebih lanjut.

Menanam rosemary dengan bunga putih

Meskipun rosemary berbunga putih tahan terhadap naungan parsial, ia tumbuh subur di bawah sinar matahari penuh. Tanaman Mediterania yang tahan kekeringan ini membutuhkan tanah yang ringan dan memiliki drainase yang baik.

Tambahkan pupuk seperti pupuk larut air, pupuk seimbang lepas lambat, atau emulsi ikan pada waktu tanam.

Beri jarak setidaknya 46 hingga 61 cm (18 hingga 24 inci) di antara tanaman, karena rosemary membutuhkan sirkulasi udara yang cukup agar tetap sehat dan bebas penyakit.

Merawat rosemary putih

Siram rosemary berbunga putih saat permukaan tanah kering saat disentuh. Siram hingga bersih, lalu biarkan tanah mengering sebelum disiram kembali. Seperti kebanyakan tumbuhan Mediterania, rosemary rentan terhadap busuk akar di tanah yang basah.

Mulsa tanaman agar akarnya tetap hangat di musim dingin dan sejuk di musim panas. Namun, jangan biarkan mulsa menumpuk di pucuk tanaman, karena mulsa basah dapat menarik hama dan penyakit.

Pupuk tanaman rosemary putih setiap musim semi, sesuai petunjuk di atas.

Rosemary berbunga putih plum ringan di musim semi untuk menghilangkan pertumbuhan mati dan tidak sedap dipandang. Potong tanaman rosemary putih untuk digunakan sesuai kebutuhan, tetapi jangan pernah membuang lebih dari 20 persen tanaman sekaligus. Berhati-hatilah saat memotong pucuk kayu kecuali Anda sedang membentuk tanaman.

Kegunaan Rosemary Berbunga Putih

Rosemary berbunga putih sering ditanam karena daya tarik hiasnya yang cukup besar. Beberapa tukang kebun percaya bahwa tanaman rosemary berbunga putih, yang tingginya bisa mencapai 4 hingga 6 kaki (1 hingga 2 m), mungkin memiliki sifat mengusir hama.

Seperti jenis rosemary lainnya, tanaman rosemary putih bermanfaat dalam masakan untuk penyedap rasa ayam dan masakan lainnya. Rosemary segar dan kering digunakan dalam bunga rampai dan sachet, dan minyak aromatik digunakan untuk parfum, losion, dan sabun.

Tinggalkan Balasan