Bir dingin setelah seharian bekerja keras di taman dapat menyegarkan dan menghilangkan dahaga; tapi apakah bir baik untuk tanaman? Ide menggunakan bir pada tanaman sudah ada sejak lama, mungkin sejak bir. Pertanyaannya adalah apakah bir bisa membuat tanaman tumbuh atau hanya sekedar dongeng?

Makanan tanaman bir, siapa saja?

Dua bahan yang ditemukan dalam bir, ragi dan karbohidrat, tampaknya mendukung gagasan bahwa menyiram tanaman dengan pupuk tanaman bir memiliki beberapa manfaat bagi taman. Ditambah lagi, bir mengandung sekitar 90 persen air, jadi logisnya, karena tanaman membutuhkan air, menyiram tanaman Anda dengan bir mungkin merupakan ide yang bagus.

Namun, menyiram tanaman dengan bir bisa menjadi pilihan yang agak mahal, meskipun Anda tidak menggunakan pabrik bir impor atau mikro yang mahal. Air murni dan tua tetap menjadi pilihan irigasi terbaik (dan paling murah), meskipun segelas soda dikatakan dapat mempercepat pertumbuhan tanaman.

Mengenai penggunaan bir di halaman, saya membaca artikel online yang merekomendasikan untuk mencampurkan sampo bayi, amonia, bir, dan sirup jagung ke dalam penyemprot selang berukuran 20 galon. Amonia berfungsi sebagai sumber nitrogen , bir dan sirup jagung sebagai pupuk, dan sampo sebagai surfaktan untuk mengurangi sifat anti air – yang disebut. Ini sepertinya proyek potensial untuk sekelompok anak laki-laki bertubuh besar yang mencari sesuatu untuk dilakukan dengan sisa tong di teras.

Karbohidrat dalam bir disebut gula sederhana. Siapa pun yang pernah melihat orang lain minum bir dalam jumlah banyak dengan perut buncit mungkin bisa menebak bahwa jenis karbohidrat ini tidak lebih baik untuk tanaman dibandingkan untuk manusia. Tumbuhan menggunakan karbohidrat kompleks dan oleh karena itu bir sebagai pupuk adalah suatu kegagalan.

Lalu ada ragi yang digunakan dalam proses pembuatan bir. Mengapa orang berpikir hal ini dapat bermanfaat bagi tanaman masih belum diketahui. Ragi adalah jamur. Saat Anda menambahkan jamur ke tanah di sekitar tanaman (misalnya saat Anda menggunakan bir sebagai pupuk), jamur akan tumbuh. Pertumbuhan jamur paling sering disertai dengan bau busuk dan tidak membantu menyuburkan tanaman Anda sama sekali. Itu hanya bau.

Pemikiran Terakhir tentang Menyiram Tanaman dengan Bir

Pada akhirnya, kami sampai pada kesimpulan bahwa menggunakan bir pada tanaman sebenarnya tidak perlu dan mahal, dan bahkan mungkin sangat bau. Jika Anda harus mencari sesuatu untuk dilakukan dengan sisa bir, siput akan menganggapnya sangat menarik dan akan merangkak ke dalam semangkuk bir basi dan tenggelam. Ini adalah solusi organik yang baik melawan serangan siput di taman.

Bir juga dapat digunakan dalam masakan, misalnya untuk melunakkan daging, membuat roti, dan membuat sup atau semur. Selain itu, dapat digunakan untuk menghilangkan noda dan membersihkan perhiasan, tapi ingatlah tentang ragi.

Tinggalkan Balasan