Gula lebih dari sekadar zat manis dan adiktif yang kita campurkan ke dalam kopi dan manjakan diri kita saat Paskah dan Halloween. Penggunaan gula untuk memusnahkan gulma merupakan subjek penelitian yang dilakukan oleh beberapa profesional universitas di bidang hortikultura dan agronomi. Gulma merupakan momok bagi kita yang menginginkan halaman rumput yang subur dan hijau, dan efek gula pada tanaman tampaknya menunjukkan bahwa bubuk putih merupakan herbisida yang aman untuk mencegah gulma yang tidak diinginkan.

Pengaruh gula pada tanaman

Semua tanaman mendapat manfaat dan tumbuh paling baik di tanah yang kaya nitrogen. Nitrogen adalah dasar pertumbuhan daun hijau dan mendukung penyerapan nutrisi lain yang diperlukan secara sehat. Nitrogen diproduksi melalui pengomposan atau penguraian bahan organik .

Gula adalah nutrisi karbon dan tidak mengandung nitrogen. Gula yang terdapat pada gulma mempunyai kemampuan membatasi pertumbuhan tanaman tertentu, terutama tanaman yang tidak beradaptasi dengan lingkungan rendah nitrogen. Faktanya, mikroorganisme yang ada di dalam tanah wajib mengambil nitrogen yang mereka butuhkan dari dalam tanah. Hal ini menyisakan sedikit ruang bagi gulma untuk tumbuh. Oleh karena itu, pengendalian gulma gula dapat dilakukan dengan penerapan langsung pada gulma pengganggu dan tanaman invasif .

Menggunakan gula untuk membunuh gulma

Membasmi gulma rumput dengan gula atau meminimalkan penggunaan herbisida di kebun adalah metode pengendalian gulma yang alami dan berpotensi efektif. Diperlukan lebih banyak penelitian, namun sejauh ini, uji ilmiah dan lingkungan menegaskan bahwa pemberian gula pada gulma dapat menjadi alternatif terhadap metode kimia berbahaya. Penggunaan gula untuk membunuh gulma dapat menghasilkan cara yang lebih ekonomis untuk mengendalikan gulma melalui unsur lain, seperti serbuk gergaji yang mengandung karbon.

Cara Menggunakan Pengendalian Gulma Gula di Kebun

Sebelum Anda menghabiskan persediaan pemanis kopi Anda, luangkan waktu sejenak untuk memikirkan jenis gulma yang paling cocok untuk mengendalikan gulma gula. Gulma berdaun lebar dan tahunan lebih tahan terhadap perlakuan gula dibandingkan rumput dan tanaman keras.

Metodenya sederhana. Ambil sekitar satu cangkir (240 ml) penuh, atau bahkan segenggam penuh gula, lalu taburkan di sekitar pangkal rumput liar. Berhati-hatilah untuk menghindari tanaman lain dan lapisi tanah secara menyeluruh di atas zona akar gulma yang menyerang. Periksa gulma dalam satu atau dua hari dan aplikasikan lapisan baru jika area tersebut sudah jenuh atau gulma tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan.

Membunuh Gulma Rumput Dengan Gula

Tanaman berdaun hijau, seperti rumput , membutuhkan nitrogen dalam jumlah besar untuk pertumbuhan terbaiknya. Memberi makan rumput dengan pupuk komersial tidak hanya menyediakan nitrogen, tetapi juga menambah garam berlebih ke dalam tanah, sehingga menyebabkan pertumbuhan akar yang buruk seiring berjalannya waktu. Gula mendorong akar basal untuk mencari nitrogen di dalam tanah. Penggunaan kompetitif ini menghabiskan nitrogen tanah untuk gulma dan membantu rumput tumbuh subur dan menyingkirkan gulma.

Anda bisa menggunakan gula pasir atau gula bubuk yang ditaburkan sedikit di halaman rumput atau semprotan molase . (Campurkan 1 ¾ cangkir (420 ml) molase dengan 10 galon (38 L) air dalam ransel atau penyemprot tangan.)

Lapisi halaman secara merata dan sirami sedikit. Jangan berpakaian berlebihan dan ingat untuk menyiram, karena gula akan menarik serangga dan hewan jika dibiarkan di atas helaian daun.

Waktu terbaik untuk mulai mengendalikan gulma gula adalah di musim semi, ketika gulma masih kecil dan sebelum berbiji.

Tinggalkan Balasan