Lobak ( Raphanus sativus ) merupakan tanaman cuaca sejuk yang tumbuh dengan cepat, mudah ditanam untuk tanaman berturut-turut setiap sepuluh hari. Karena mudah ditanam (dan lezat), lobak adalah pilihan umum bagi tukang kebun rumah. Namun, hal ini juga menimbulkan masalah dan penyakit lobak. Apa saja jenis masalah penyakit lobak yang ada dan bagaimana cara pengobatannya? Teruslah membaca untuk mengetahui lebih lanjut.
Penyakit lobak
Lobak adalah anggota keluarga Brassicaceae dan ditanam karena akar tunggangnya yang sedikit pedas dan renyah. Ramuan tahunan atau dua tahunan ini harus ditanam di bawah sinar matahari penuh di tanah gembur, diubah dengan kompos dan dikeringkan dengan baik.
Benih dapat disemai paling cepat 5 minggu sebelum rata-rata tanggal embun beku terakhir di wilayah Anda, kemudian untuk persediaan yang berkelanjutan, disemai setiap 10 hari. Hentikan menabur ketika suhu mencapai di atas 80 derajat F. (26 C). Jaga agar tanaman selalu lembab. Panen lobak saat diameternya kurang dari 1 inci dengan mengangkatnya perlahan. Kedengarannya cukup sederhana, dan biasanya memang demikian, tetapi lobak yang tidak terlalu berat pun bisa menjadi korban masalah penyakit lobak.
Meskipun sebagian besar masalah menanam lobak terutama disebabkan oleh jamur, berikut adalah masalah paling umum yang mungkin Anda temui.
- Damping off – Damping off (wireframe) merupakan jamur yang umum ditemukan pada tanah di daerah dengan kelembaban tinggi. Lobak rentan terhadap pembusukan biji atau bibit roboh jika terkena kelembapan. Jangan menanam benih di tanah yang dingin dan basah dan pastikan tanah memiliki drainase yang baik.
- Bercak daun septoria – Bercak daun septoria merupakan penyakit jamur yang sering menyerang tomat tetapi juga dapat menyerang lobak. Penyakit lobak ini muncul berupa bercak kuning pucat dan abu-abu pada dedaunan yang menyerupai bercak air. Bintik-bintik tersebut berwarna abu-abu dan menjadi semakin melingkar seiring perkembangan penyakit. Sekali lagi, pastikan area lobak memiliki tanah yang memiliki drainase yang baik. Buang dan musnahkan bagian atau tanaman yang terinfeksi, rotasikan tanaman, dan jaga kebun bebas dari sisa tanaman lainnya.
- Busuk Fusarium dan Penyakit Bulai – Busuk dan layu Fusarium merupakan penyakit jamur yang tumbuh subur di tanah hangat. Penyakit bulai juga merupakan penyakit lobak yang disebabkan oleh jamur. Jagalah taman bebas dari sampah, musnahkan tanaman yang terinfeksi, hindari penyiraman di atas kepala, tingkatkan sirkulasi udara, dan lakukan rotasi tanaman.
- Akar Hitam – Akar hitam adalah kemungkinan masalah lain pada budidaya lobak. Penyakit jamur ini menyebabkan daun menguning dengan tepi melengkung berwarna coklat. Pangkal batang menjadi gelap hingga berwarna coklat tua/hitam dan menjadi berlendir, begitu pula akarnya yang berwarna hitam berlendir. Pastikan untuk mengubah area alas tidur dengan banyak bahan organik untuk meningkatkan drainase dan melakukan rotasi tanaman.
- Penyakit busuk daun – Penyakit busuk daun menyebabkan bintik-bintik kuning tua hingga hitam dengan cincin konsentris pada dedaunan. Bagian tengah cincin sering kali mengering dan rontok, meninggalkan daun yang tampak seperti lubang peluru. Jatuhnya daun sepenuhnya dapat terjadi. Pastikan Anda membeli benih bersertifikat dan bebas penyakit. Rotasi tanaman. Irigasi di pagi hari agar dedaunan mengering dan gunakan fungisida.
- Karat putih – Karat putih muncul sebagai bintil putih pada dedaunan dan bunga. Daun mungkin menggulung dan menebal. Penyakit jamur khusus ini tumbuh subur di kondisi kering dan menyebar melalui angin. Rotasi tanaman dan tanam benih bebas penyakit. Gunakan fungisida jika penyakitnya berkembang.
- Akar gada – Akar gada adalah penyakit jamur lain yang menyerupai kerusakan akibat nematoda . Meninggalkan tanaman kerdil dengan daun kuning yang layu di siang hari. Akar menjadi cacat dan bengkak disertai empedu. Patogen ini dapat bertahan bertahun-tahun di dalam tanah. Menambahkan kapur pada tanah dapat mengurangi spora jamur, namun secara umum penyakit ini sulit dikendalikan.
- Keropeng – Keropeng adalah penyakit yang juga ditemukan pada kentang , lobak dan rutabaga dan menyebabkan lesi berwarna kuning kecoklatan pada akar dan bintik-bintik tidak beraturan pada dedaunan. Penyakit bakteri ini sulit dikendalikan karena bertahan lama di dalam tanah. Jangan menanami area tersebut selama empat tahun.
Beberapa serangga merupakan vektor penyakit. Wereng adalah salah satu serangga ini. Mereka menyebarkan Aster Yellows , penyakit mikoplasma yang, seperti namanya, menyebabkan daun menguning dan menggulung serta menghambat pertumbuhan tanaman. Hancurkan tanaman yang terinfeksi. Kendalikan wereng dan jaga kebun bebas dari gulma dan sisa tanaman. Kutu daun juga berperan sebagai vektor penyebaran virus daun. Perlakukan sama seperti Aster Yellows.
Terakhir, untuk menghindari timbulnya penyakit jamur, panenlah lobak sebelum mencapai ukuran maksimal. Rasanya lebih enak dan Anda dapat menghindari potensi retak, yang dapat membuka pintu bagi penyakit jamur.