Dikenal karena aromanya yang kuat dan rasanya yang kompleks, jintan adalah ramuan yang mudah ditanam dan merupakan tambahan yang bagus untuk kebun sayur. Mencapai 24 inci (61 cm) saat dewasa, tanaman jintan menghasilkan bunga berwarna putih berbentuk payung yang sangat menarik bagi penyerbuk. Paling sering, tanaman jintan ditanam untuk tujuan memanen benih. Ditemukan pada resep berbagai makanan panggang seperti kue kering dan roti, memanennya membutuhkan sedikit kesabaran.

Tanaman berbunga dua tahunan memerlukan dua musim tanam untuk menghasilkan biji. Meskipun menanam jintan dari biji memerlukan perhatian terhadap detail, proses perbanyakan jintan sederhana saja.

Cara Perbanyakan Tanaman Jintan

Ada dua cara untuk memperbanyak jintan: biji dan stek tanaman jintan. Tumbuh subur di bawah sinar matahari penuh, jintan harus ditanam di tanah yang memiliki drainase yang baik. Untuk memastikan panen yang melimpah, selalu pastikan lahan kebun bebas dari gulma sampai tanaman tumbuh subur. Karena akarnya yang dangkal, penanaman jintan tidak boleh diganggu.

Menabur benih jintan

Cara perbanyakan yang pertama dan paling umum adalah dengan menabur benih jintan secara langsung. Tahan terhadap zona USDA 4 hingga 10, tanaman ini paling cocok tumbuh selama periode cuaca dingin. Karena faktor ini, biji jintan ditanam langsung pada musim gugur dan dibiarkan melewati musim dingin di luar ruangan.

Penyemaian langsung sangat penting karena akar tunggang tanaman yang panjang tidak suka diganggu oleh proses pemindahan. Meskipun tanaman akan tetap tidak aktif selama musim dingin, peningkatan kehangatan di musim semi akan memungkinkan jintan melanjutkan pertumbuhan, pembungaan, dan produksi benih.

Stek tanaman jintan

Tanaman jintan juga bisa diperbanyak dengan stek. Untuk mengambil potongan jintan, cukup buang sebagian kecil pertumbuhan baru dari tanaman jintan yang ada. Umumnya, stek harus memiliki setidaknya tiga hingga empat set daun asli.

Buang rangkaian daun yang sebenarnya, sisakan hanya satu atau dua pasang daun. Dorong perlahan potongan batang ke dalam media perakaran yang lembab. Jaga agar media tanam selalu lembab dan letakkan di lokasi yang tidak terkena sinar matahari langsung.

Saat stek sudah mulai berakar, keraskan tanaman secara bertahap hingga tiba waktunya untuk memindahkannya ke lokasi terakhir di kebun.

Tinggalkan Balasan