Mulsa sangat penting bagi taman. Ia mempertahankan kelembaban tanah dengan mencegah penguapan, bertindak sebagai isolator yang menjaga tanah tetap hangat di musim dingin dan sejuk di musim panas, mengendalikan gulma, meminimalkan erosi dan mencegah tanah menjadi keras dan padat . Bahan alami, seperti tongkol jagung giling, lebih disukai oleh banyak tukang kebun karena kemampuannya memperbaiki struktur dan aerasi tanah.
Mulsa dengan tongkol jagung
Meskipun mulsa tongkol jagung tidak seumum serpihan kulit kayu , daun cincang , atau jarum pinus , mulsa dengan tongkol jagung menawarkan banyak kelebihan dan kekurangan. Baca terus untuk informasi lebih lanjut tentang penggunaan tongkol jagung sebagai mulsa.
Manfaat Menggunakan Tongkol Jagung sebagai Mulsa
- Tongkol jagung giling sangat tahan terhadap pemadatan, sehingga mulsa tetap gembur meskipun halaman Anda banyak lalu lintas.
- Mulsa tongkol jagung tahan api, tidak seperti mulsa kulit kayu yang sangat mudah terbakar dan tidak boleh diletakkan di dekat bangunan.
- Selain itu, mulsa tongkol jagung cukup berat sehingga tidak mudah copot jika tertiup angin kencang.
Negatif Mulsa Tongkol Jagung
- Mulsa tongkol jagung tidak selalu tersedia karena tongkolnya sering digunakan untuk pakan ternak. Namun jika Anda memiliki sumber jagung giling rebus, harganya cenderung cukup masuk akal.
- Salah satu kelemahan utama penggunaan mulsa ini adalah tampilannya yang berwarna terang dan tidak mempercantik lanskap seperti mulsa kulit kayu, meskipun tongkol jagung yang digiling akan menjadi lebih gelap warnanya seiring bertambahnya usia. Ini mungkin atau mungkin bukan faktor dalam keputusan Anda untuk menggunakan tongkol jagung di kebun.
- Terakhir, jika Anda memutuskan untuk menggunakan mulsa tongkol jagung, pastikan mulsa tersebut bebas dari bibit gulma.
Cara Menggunakan Tongkol Jagung untuk Mulsa
Secara umum, menggunakan tongkol jagung giling di kebun tidak berbeda dengan menggunakan mulsa jenis apa pun.
Terapkan mulsa setelah tanah menghangat di musim semi dan lagi di musim gugur. Jika pembekuan dan pencairan tanah merupakan masalah di iklim Anda, tunggu dan gunakan mulsa setelah embun beku pertama.
Jangan mengaplikasikan mulsa pada batang pohon, karena dapat meningkatkan kelembapan yang dapat mengundang hama dan penyakit. Sisakan tanah gundul berukuran 4 hingga 6 inci (10 hingga 15 cm) tepat di sekitar batang.
Meskipun mulsa tongkol jagung cocok untuk area mana pun di taman Anda, teksturnya yang kasar membuatnya sangat berguna untuk tanah di sekitar pohon muda dan semak belukar. Lapisan tongkol jagung berukuran 2 hingga 4 inci (5 hingga 10 cm) akan menjaga tanah agar tidak terlalu kering selama musim dingin.