Tomat adalah favorit banyak tukang kebun, dan yang diperlukan hanyalah beberapa tanaman sehat untuk mendapatkan panen buah segar dan montok yang berlimpah. Kebanyakan orang yang menanam tanaman tomat kokoh dengan buah yang sehat mengetahui pentingnya mulsa. Mulsa tanaman tomat adalah praktik yang bagus karena berbagai alasan. Mari jelajahi beberapa pilihan mulsa populer untuk tomat.

Pilihan Mulsa Tomat

Mulsa membantu mempertahankan kelembapan tanah, melindungi tanaman, dan mengusir gulma. Ada beberapa pilihan untuk mulsa tomat, banyak di antaranya gratis atau sangat murah, namun efektif. Mulsa terbaik untuk tomat bergantung pada banyak faktor, termasuk anggaran dan preferensi pribadi Anda.

Daun Abon : Jangan kantongi daun-daun gugur itu; buatlah kompos sebagai gantinya. Daun yang dikomposkan memberikan mulsa yang berharga untuk seluruh kebun sayur Anda, termasuk tomat Anda. Daunnya memberikan perlindungan yang sangat baik terhadap gulma dan juga meningkatkan retensi kelembapan.

Potongan Rumput : Jika Anda memotong rumput, kemungkinan besar Anda akan mendapatkan potongan rumput. Didistribusikan secara merata di sekitar batang tanaman Anda, potongan rumput saling menempel untuk melindungi tanaman dan menahan panas. Jauhkan potongan rumput dari batang tomat agar air dapat mencapai akar.

Jerami : Jerami merupakan mulsa yang sangat baik untuk tomat dan tanaman vegetarian lainnya. Satu-satunya masalah dengan jerami adalah perkecambahan biji. Untuk mengatasi hal ini, pastikan Anda tahu apa yang Anda dapatkan: ketahui sumbernya dan apa yang ada di dalamnya, karena ada banyak jenis yang berbeda. Jerami emas dan jerami gandum adalah pilihan yang bagus. Jauhi rumput hijauan, karena penuh dengan benih gulma. Tempatkan selapis jerami berukuran 8 hingga 15 cm (3 hingga 6 inci) di sekitar tomat, tetapi hindari menyentuh batang atau daun tanaman, karena dapat meningkatkan risiko masalah jamur.

Gambut : Gambut terurai perlahan sepanjang musim tanam, sehingga menambah unsur hara pada tanah. Itu membuat penutup akhir yang menarik untuk taman apa pun dan dapat ditemukan di sebagian besar pusat taman dan rumah. Pastikan untuk menyirami tanaman Anda dengan baik sebelum menyebarkan lumut gambut; ia suka menyedot kelembapan dari tanah.

Plastik hitam : Petani tomat komersial sering kali membuat mulsa dengan plastik hitam, yang dapat menahan panas dan umumnya meningkatkan hasil tanaman tomat. Namun, mulsa jenis ini membutuhkan banyak tenaga kerja dan mahal. Berbeda dengan mulsa organik, plastik hitam harus diletakkan di musim semi dan diambil di musim gugur.

Plastik Merah : Mirip dengan plastik hitam, mulsa plastik merah untuk tomat digunakan untuk menahan panas tanah dan meningkatkan hasil. Juga dikenal sebagai mulsa reflektif selektif, plastik merah mencegah erosi dan mempertahankan kelembapan tanah. Meski secara teknis bukan mulsa, plastik merah diyakini memantulkan nuansa cahaya merah tertentu. Tidak semua plastik merah memberikan hasil yang sama. Pasti plastik merah yang terbukti ampuh untuk menanam tomat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa plastik merah memberikan manfaat tambahan dengan mengusir nematoda yang suka mengunyah sistem akar tomat. Lubang-lubang kecil pada plastik memungkinkan udara, nutrisi, dan air melewatinya. Meskipun plastik merah mahal, Anda dapat menggunakannya kembali selama beberapa tahun.

Kapan dan bagaimana membuat mulsa tomat

Mulsa tomat sebaiknya dilakukan segera setelah tanam untuk hasil terbaik. Sebarkan mulsa organik secara merata di sekitar tanaman, sisakan sedikit ruang di sekitar batang agar air mudah mencapai akar.

Kencangkan plastik hitam atau merah di sekitar tanaman menggunakan pin jangkar tanah. Oleskan beberapa inci (5 cm) mulsa organik di atasnya untuk hasil terbaik.

Sekarang setelah Anda mengetahui beberapa pilihan mulsa yang paling umum untuk tomat, Anda dapat menanam sendiri beberapa tomat yang sehat dan menggugah selera.

Tinggalkan Balasan