Nutrisi tanah adalah apa yang diserap tanaman untuk membuat makanannya sendiri. Nutrisi yang ditemukan di tanah mirip dengan vitamin dan nutrisi yang kita perlukan dalam makanan agar tubuh kita bisa berkembang. Semua makhluk hidup membutuhkan bahan kimia nutrisi.

Unsur hara apa yang dibutuhkan tanah untuk tanaman? Ada beberapa di antaranya. Baca terus untuk mengetahui semua tentang nutrisi tanah yang optimal.

Nutrisi Tanah dan Tanah untuk Tanaman

Tanaman bergantung pada tanah tempat mereka tumbuh untuk memenuhi sebagian besar kebutuhannya. Semua orang tahu bahwa tanah memberi stabilitas pada tanaman karena akarnya menjulur ke bawah, tapi bukan itu saja. Tanah juga melindungi tanaman dari perubahan suhu mendadak, yang menjadi sangat penting selama masa terpanas dan terdingin dalam setahun. Selain itu, ia menyediakan oksigen yang digunakan oleh akar tanaman untuk memecah gula menjadi bentuk yang dapat digunakan, serta air yang mengalir melalui akar tanaman dan membawa nutrisi penting. Unsur hara tanah digunakan pada setiap tahap proses kehidupan tanaman.

Nutrisi apa yang dikandung tanah?

Tumbuhan menyerap unsur hara dari tanah serta air yang dikandungnya. Nutrisi utama yang mereka butuhkan untuk menghasilkan makanan penghasil energi adalah karbon, hidrogen, dan oksigen. Nutrisi tanah organik lainnya termasuk “tiga besar”: nitrogen, fosfor, dan kalium , serta kalsium, magnesium, dan belerang.

Nutrisi Penting Tanah

Dalam hal nutrisi penting bagi tanaman, banyak yang disediakan oleh udara dan air. Unsur penting lainnya berasal dari unsur hara esensial tanah. Tanah sendiri menyediakan unsur-unsur hara ini, meskipun unsur-unsur tersebut dapat ditambahkan dan ditambah ke dalam tanah dalam bentuk pupuk .

Unsur hara tanah ini hampir selalu masuk ke tanaman melalui akarnya.

Unsur hara yang paling penting – yang paling dibutuhkan tanaman – disebut unsur hara makro. Ini adalah:

  • nitrogen
  • fosfor
  • kalium
  • kalsium
  • magnesium dan
  • sulfur

Unsur hara yang hanya dibutuhkan tanaman dalam jumlah kecil disebut unsur hara mikro. Mereka mengerti:

  • besi
  • klorin
  • seng
  • molibdenum
  • boron
  • mangan
  • tembaga
  • natrium dan
  • kobalt

Bagaimana Nutrisi Tanah Mempengaruhi Tanaman

Tidak semua unsur hara tanah mudah diakses oleh tanaman. Agar tanaman dapat mengambil unsur-unsur dari tanah, unsur tersebut harus dalam bentuk kimia yang dapat diserap oleh tanaman dan juga harus dilarutkan dalam air. Unsur hara tanah yang tidak larut atau berbentuk butiran, seperti yang terdapat pada pupuk yang baru diaplikasikan, berpotensi membantu tanaman, namun tidak langsung membantu.

Bayangkan tanah sebagai gudang nutrisi. Tanaman mengambil unsur hara dari tanah seperti mengambil uang dari rekening giro. Namun nutrisi yang tidak larut ini ibarat dana yang tidak bisa langsung ditarik dan disimpan di rekening tersendiri. Setelah semua nutrisi yang tersedia diserap, nutrisi ditransfer dari satu “akun” ke “akun” lainnya.

Perlu diingat bahwa terlalu banyak hal yang baik dapat berakibat buruk jika menyangkut unsur hara tanah . Terlalu banyak nutrisi seringkali berdampak negatif pada ekosistem. Misalnya, hal ini dapat menyebabkan pertumbuhan alga berbahaya yang menciptakan zona mati dalam ekosistem dalam bentuk alga, yang menyerap semua nutrisi.

Analisis Nutrisi Tanah

Penting untuk melakukan uji tanah untuk menentukan jumlah unsur hara yang tersedia bagi tanaman. Hal ini memungkinkan tukang kebun untuk menambahkan nutrisi yang kurang daripada menggunakan lebih banyak nutrisi yang sudah ada.

Hasil uji tanah digunakan untuk menentukan jenis dan jumlah pupuk yang direkomendasikan. Tes tanah sering kali disediakan oleh layanan penyuluhan universitas setempat dengan sedikit biaya. Intinya, Anda dapat mengumpulkan tanah sebagai sampel dan mengirimkannya untuk dianalisis.

Ringkasan:

Tanah kebun yang baik membutuhkan unsur hara dan unsur hara mikro. Hubungi layanan penyuluhan setempat Anda dan mintalah uji tanah untuk memastikan keduanya memiliki keseimbangan yang tepat.

Tinggalkan Balasan