Persik adalah salah satu buah batu yang paling populer di negara ini, namun tidak selalu mudah untuk mengetahui kapan buah persik harus dipanen. Apa sajakah indikator bahwa sudah waktunya memetik buah persik? Pertanyaan lain yang mungkin Anda miliki adalah bagaimana cara memetik buah persik dengan benar. Teruslah membaca untuk mencari tahu.
Panen buah persik
Sebelum Anda berpikir untuk memanen buah persik, saya harap Anda telah menanam dan merawat pohon persik Anda dengan benar agar produksinya optimal. Pertama, saat Anda membawa pulang pohon dari persemaian, buka kemasan di sekitar akar dan rendam akar selama 6 hingga 12 jam. Kemudian tanam pohon Anda di tanah yang telah disiapkan sebelumnya, disapu untuk menghilangkan batu dan puing-puing, dan dengan pH 6,5 . Tempatkan pohon pada kedalaman yang sama dengan saat ditanam di persemaian dan kerjakan tanah di sekitar akar. Kencangkan tanah untuk menghilangkan kantong udara. Sirami pohon dengan baik.
Mulsa di sekitar pangkal batang untuk membantu retensi air dan menghambat pertumbuhan gulma. Pohon persik sebaiknya dipangkas dengan sistem pemangkasan bagian tengah terbuka, yang memungkinkan sinar matahari menembus dan meningkatkan sirkulasi udara.
Jaga agar pohon bebas dari penyakit, serangga, dan burung. Pupuk buah persik dengan 1 cangkir (240 ml) makanan 10-10-10 pada bulan Maret di area seluas 3 kaki (1 m) di sekitar pohon. Pada bulan Juni dan awal Agustus, sebarkan ½ cangkir (120 ml) kalsium nitrat pada area seluas 1 m. Selama tahun kedua pohon, beri pupuk pada buah persik dua kali setahun pada awal Maret dengan 1 cangkir (240 ml) 10-10-10 per tahun umur pohon. Kemudian pada tanggal 1 Agustus, gunakan 1 cangkir (240 ml) pohon kalsium nitrat per tahun.
Sekarang Anda memiliki pohon persik yang sehat, inilah saatnya melakukan bagian terbaiknya: memanen pohon persik.
Cara Memetik Buah Persik
Waktu yang tepat untuk memetik buah persik ditentukan oleh kultivarnya, tetapi biasanya dipanen dari akhir Juni hingga Agustus. Warna adalah indikator kedewasaan yang sangat baik. Buah persik sudah matang ketika warna dasar buah berubah dari hijau menjadi kuning penuh. Beberapa varietas buah persik terbaru memiliki warna merah pada kulitnya, tetapi ini bukan barometer kematangan yang dapat diandalkan.
Ada garis tipis saat memanen buah persik. Anda ingin buah digantung di pohon cukup lama agar rasa dan kandungan gulanya mencapai puncaknya, tetapi jangan terlalu lama hingga menjadi terlalu matang. Buah yang terlalu matang mengurangi waktu penyimpanan dan meningkatkan risiko penyakit, serangga, dan burung. Selain itu, buah persik akan matang dalam warna, kesegaran dan tekstur pohonnya, tetapi kurang rasa dan manisnya.
Indikator terbaik kapan waktu yang tepat untuk memetik buah persik adalah tes rasa. Meskipun kurang beraroma, buah yang agak kurang matang dapat dipanen dan dimatangkan di dalam ruangan dalam kantong kertas jika ada kebutuhan mendesak untuk dipanen karena kondisi cuaca. Varietas Clingstone atau anggur kalengan dipanen ketika buahnya terlepas bebas dari batangnya.
Persik tidak hanya lezat, tetapi juga merupakan sumber serat, niasin, potasium, dan vitamin C. Setelah dipanen, buah persik akan disimpan di lemari es atau tempat sejuk lainnya (31-32 derajat F./0 derajat C. dengan kelembapan 90 persen). ) selama sekitar dua minggu.