Jika Anda baru mengenal dunia berkebun, terkadang Anda mungkin merasa kewalahan. Dari mengetahui kapan menanam hingga cara memanen, ada banyak hal yang bisa dipelajari! Namun memanen sayuran tidaklah sulit. Ikuti tips cara memanen sayuran berikut ini, lalu lihat panduan memanen empat sayuran taman yang ramah bagi pemula.
Panen untuk pemula
Sebagai seorang tukang kebun baru, disarankan untuk mempelajari cara memanen sayuran untuk menghindari kerusakan baik pada hasil maupun tanaman. Sebelum Anda pergi ke kebun, tinjau beberapa protokol dasar berikut dari panduan panen:
- Petik dengan lembut – Saat memanen, pegang sayuran dengan lembut namun kuat. Produk yang matang mudah memar, yang dapat menyebabkan pembusukan dini.
- Patah Bersih – Beberapa batang sayuran memiliki titik patah alami sementara yang lain mungkin robek atau robek saat buahnya dibuang. Gunakan gunting atau pisau untuk membuat potongan yang bersih. Merusak tanaman dapat mengurangi hasil panen di masa depan.
- Berjalan dengan Hati-hati – Sangat mudah untuk menginjak tanaman merambat saat Anda bergerak di sekitar taman. Hal ini tidak hanya merusak tanaman tetapi juga menjadi pintu masuk penyakit.
- Gunakan keranjang – Keranjang mencegah kerusakan produk selama panen dan transportasi. Keranjang rendah dan panjang adalah yang terbaik untuk memanen sayuran. Wadah yang lebih tinggi menciptakan kolom beban yang dapat merusak produk di bagian bawah.
- Periksa secara teratur – Cuaca hangat dan curah hujan yang cukup membantu sayuran tumbuh dan mencapai kematangan dengan cepat. Periksa kebun setiap hari untuk mencegah sayuran terlalu matang.
Informasi Dasar Panen Kebun
Informasi tentang pemanenan di kebun sering kali terdapat di bagian belakang kemasan benih dan label tanaman. Menjelaskan ukuran dan warna sayuran matang serta “hari menuju kematangan” memberikan panduan panen untuk membantu tukang kebun memutuskan kapan dan bagaimana memanen sayuran mereka. Untuk memulainya, berikut beberapa informasi dasar tentang memanen sayuran yang biasa ditanam dari kebun:
- Kacang Hijau – Panen saat biji sudah montok, tetapi sebelum bijinya membesar. Kacang bisa disimpan di lemari es selama sekitar satu minggu.
- Selada – Untuk panen terus menerus, petik daun terluar saat sudah mencapai ukuran yang bisa digunakan. Seluruh kepala dapat dicabut untuk sekali panen. Selada akan bertahan sekitar dua minggu bila disimpan dalam kantong berlubang di dalam rak lemari es.
- Bawang – Gali bawang bombay setelah bagian atasnya rontok dan mulai menguning. Untuk penyimpanan jangka panjang, keringkan bawang bombay pada suhu kamar selama 2 hingga 4 minggu. Bawang bombay yang dikeringkan dengan benar dapat disimpan di tempat yang hangat dan kering selama kurang lebih 4 bulan.
- Paprika – Mulailah memanen paprika hijau saat sudah mencapai ukuran bola softball. Paprika juga bisa dibiarkan di tanaman sampai warnanya kembali matang. Paprika bisa disimpan di lemari es selama kurang lebih 2 minggu.