Memulai pembibitan merupakan tantangan besar yang memerlukan dedikasi, jam kerja panjang, dan kerja keras, hari demi hari. Mengetahui cara menanam tanaman saja tidak cukup; Pemilik pembibitan yang sukses juga harus memiliki pengetahuan tentang pipa ledeng, listrik, peralatan, jenis tanah, manajemen tenaga kerja, pengemasan, pengiriman, dan banyak lagi.
Mari pelajari lebih lanjut tentang persyaratan dasar bisnis pembibitan.
Bagaimana memulai pembibitan
Pemilik kebun bibit menghadapi tantangan dan risiko yang besar, termasuk banjir, embun beku, salju, kekeringan, penyakit tanaman, serangga, jenis tanah, peningkatan biaya, dan perekonomian yang tidak dapat diprediksi. Tentu saja, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan ketika memulai bisnis pembibitan. Berikut adalah beberapa poin utama:
- Jenis Pembibitan: Pertimbangkan berbagai jenis usaha pembibitan. Misalnya, pembibitan ritel cenderung merupakan operasi kecil yang menjual terutama kepada pemilik. Pembibitan grosir biasanya merupakan operasi yang lebih besar yang menjual ke kontraktor lanskap, gerai ritel, petani, distributor, dan pemerintah kota. Beberapa perusahaan pembibitan mungkin mengkhususkan diri pada jenis tanaman tertentu, seperti tanaman hias , tanaman asli, atau semak dan pohon , sementara yang lain mungkin membatasi diri pada penjualan pesanan melalui pos.
- Lakukan riset Anda: Belajar sebelum menghabiskan banyak uang. Berinvestasilah dalam buku dan majalah. Kunjungi lokasi lain untuk melihat pengaturan pembibitan mereka. Bergabunglah dengan kelompok atau organisasi profesional. Bekerjasamalah dengan Pusat Bisnis Kecil di wilayah Anda untuk mempelajari lebih lanjut tentang praktik perekrutan dan hal spesifik lainnya dalam menjalankan bisnis kecil. Hadiri seminar, ikuti kelas, dan pelajari semua yang Anda bisa tentang seni dan ilmu produksi tanaman.
- Dasar-dasar Memulai Pembibitan: Di manakah lokasi pembibitan Anda? Pusat penitipan anak yang sukses biasanya berlokasi di daerah yang nyaman di mana orang dapat singgah dalam perjalanan pulang kerja, seringkali dekat dengan daerah perkotaan. Pastikan terdapat ruang yang cukup, sumber air yang dapat diandalkan, sumber tenaga kerja yang tersedia, dan akses terhadap transportasi. Pertimbangkan kemungkinan persaingan dari pembibitan tetangga.
- Persyaratan Bisnis Pembibitan : Teliti persyaratan untuk memulai pembibitan, seperti izin, lisensi atau sertifikat negara bagian atau lokal. Bicaralah dengan pengacara dan akuntan pajak. Pertimbangkan zonasi, hubungan perburuhan, masalah lingkungan hidup, inspeksi dan pajak. Pikirkan tentang tujuan, misi, dan sasaran Anda. Rencana bisnis hampir selalu dibutuhkan oleh pemberi pinjaman.
- Uang : Memulai tempat penitipan anak biasanya membutuhkan investasi modal yang besar. Apakah Anda punya uang untuk memulai bisnis atau Anda memerlukan pinjaman? Apakah Anda membeli bisnis yang sudah ada atau memulai dari awal? Apakah Anda perlu membangun gedung, rumah kaca, atau sistem irigasi? Akankah Anda memiliki arus kas untuk membantu Anda sampai bisnis mulai menghasilkan keuntungan?