Permen jagung adalah salah satu dari sekian banyak kelezatan musim panas. Dipanggang, dikukus, rebus, rebus, tapi masih diolesi mentega. Biji jagung busuk merupakan ketidaknyamanan nyata bagi pecinta jagung. Apa penyebab busuk biji jagung manis? Ada beberapa penyakit busuk telinga akibat jamur dan bahkan satu penyakit yang disebabkan oleh serangga. Artikel ini akan membahas jenis-jenis penyakit dan cara mendiagnosis serta mengobati masing-masing penyakit agar tanaman jagung lebih sehat dan berair.

Penyebab Biji Jagung Busuk

Jagung segar rebus, dengan bijinya yang berair dan rasa manis, paling enak jika diperoleh langsung dari kebun. Jika saat panen Anda frustasi akibat busuk biji jagung manis, inilah saatnya bertindak proaktif untuk mencegah masalah tersebut di tahun depan. Jagung manis yang menunjukkan pembusukan biji sering terjadi ketika cuaca basah dan lembab, dan tanaman kekurangan unsur hara atau tanaman. Telinga yang dirusak oleh serangga atau burung juga sangat rentan membusuk.

Api yang umum ditemukan di banyak jenis jagung dan di semua jenis situasi penanaman. Jamur yang menyebabkannya menahan musim dingin di dalam tanah selama 3 sampai 4 tahun. Hal ini membuat rotasi tanaman menjadi sangat penting. Cedera telinga yang disebabkan oleh hewan, serangga, atau hujan es merupakan pintu masuk kolonisasi jamur. Telinga paling sering terkena, menunjukkan selaput putih kemudian meledak dan memperlihatkan kumpulan spora bubuk hitam.

Busuk biji jagung manis lainnya yang umum adalah busuk telinga Gibberella, busuk telinga Aspergillus, dan jagung hitam. Masing-masing disebabkan oleh jamur yang berbeda. Pengelolaannya sulit dilakukan karena masing-masing dipengaruhi oleh kondisi cuaca tertentu yang tidak mungkin dikendalikan. Gibberella dapat didiagnosis dari jamurnya yang berwarna merah muda dan kemerahan. Jamur jenis ini beracun bagi manusia dan hewan lain, dan telinga harus dibuang meskipun infeksinya ringan.

Busuk biji jagung manis yang disebabkan oleh serangga juga sering terjadi. Faktanya, berbagai serangga dapat menyebabkan pembusukan biji jagung manis. Terowongan serangga memberikan celah bagi jamur dan penyakit lain untuk masuk ke telinga. Dari sekian banyak serangga yang menyukai permen jagung seperti kita, berikut ini yang paling banyak menyebabkan masalah:

Cara terbaik untuk mencegah kerusakannya adalah dengan mewaspadai ngengat dan kumbang dewasa. Ini akan bertelur di bulir jagung yang sedang terbentuk dan larva yang menetas akan menghisap atau menembus biji jagung. Bukaan di kiri mengundang penyakit. Mengolah jagung di awal musim umumnya dapat mencegah sebagian besar serangga hama yang dapat menyebabkan pembusukan biji jagung.

Mencegah Busuk Jagung pada Tanaman

Ini mungkin klise, tetapi seringkali memasang orang-orangan sawah sudah cukup. Mencegah cedera telinga akibat burung dapat membantu menghindari gejala busuk telinga.

Memasang perangkap lengket atau menggunakan pestisida organik di awal musim dapat mengurangi kerusakan akibat serangga dan larvanya.

Beberapa strain jagung menunjukkan resistensi ketika benihnya diberi fungisida. Karena banyak jamur yang hidup di dalam tanah dan mudah menyebar melalui angin atau cipratan air hujan, beberapa kerusakan sulit dihindari. Biasanya sebagian kecil tanaman akan terserang dan sisanya akan baik-baik saja. Untuk mencegah penyebaran penyakit, singkirkan tanaman yang terinfeksi.

Tinggalkan Balasan