Agas jamur pada tanaman laba-laba memang mengganggu, namun hama yang disebut juga agas tanah atau agas jamur bersayap gelap ini umumnya hanya menimbulkan sedikit kerusakan pada tanaman hias. Namun, jika Anda bosan dengan agas jamur tanaman laba-laba yang meneror tanaman berharga Anda, bantuan akan segera datang.

Apakah agas jamur membahayakan tanaman laba-laba?

Agas jamur tertarik pada tanaman laba-laba dan tanaman hias lainnya karena menyukai tanah organik dan kondisi hangat serta lembap. Agas jamur merupakan hama, namun umumnya tidak membahayakan tanaman.

Namun, beberapa spesies agas jamur bertelur di tanah tempat larva memakan akar atau, dalam beberapa kasus, bahkan dapat bersembunyi di daun dan batang. Inilah saatnya pengendalian agas jamur tertentu diperlukan, karena larvanya dapat berbahaya dalam jumlah besar dan dapat merusak tanaman atau menghambat pertumbuhannya. Tanaman muda, serta bibit atau stek yang baru diperbanyak, adalah yang paling rentan.

Agas jamur dewasa hanya hidup beberapa hari, tetapi agas jamur betina dapat bertelur hingga 200 butir dalam umurnya yang pendek. Larva menetas dalam waktu sekitar empat hari dan makan selama beberapa minggu sebelum menjadi kepompong. Setelah tiga atau empat hari lagi, mereka muncul sebagai generasi berikutnya dari agas terbang tanaman laba-laba.

Pengendalian Agas Jamur pada Tanaman Laba-Laba

Jika Anda sedang mencari cara untuk mengatasi agas tanah yang mengganggu pada tanaman laba-laba Anda, tips berikut akan membantu:

  • Jauhkan tanaman yang terinfestasi dari tanaman sehat.
  • Berhati-hatilah untuk tidak menyiram secara berlebihan, karena agas jamur suka bertelur di tanah pot yang lembab. Jika tanaman laba-laba Anda terserang, biarkan bagian atasnya setinggi 5 hingga 8 cm hingga mengering. Selalu kosongkan sisa air yang tersisa di baki drainase.
  • Repot tanaman laba-laba yang terserang parah ke dalam wadah bersih dengan tanah pot segar. Pastikan wadah memiliki lubang drainase.
  • Perangkap lengket berwarna kuning merupakan cara yang efektif untuk menangkap agas jamur dewasa sebelum mereka sempat bertelur. Potong perangkap menjadi kotak-kotak kecil dan tempelkan kotak tersebut pada tongkat kayu atau plastik, lalu masukkan tongkat tersebut ke dalam tanah. Ganti perangkap setiap beberapa hari.
  • Terapkan B-ti ( bacillus thuringiensis israelensis ). Insektisida bakteri, berbeda dari Bt biasa, tersedia dalam produk seperti Gnatrol atau Mosquito Bits. Pengendalian ini bersifat sementara dan Anda mungkin perlu menerapkan kembali B-ti setiap lima hari atau lebih.
  • Beberapa orang menganggap solusi buatan sendiri efektif untuk agas jamur pada tanaman laba-laba. Misalnya, isi stoples kecil setengahnya dengan cuka dan satu atau dua tetes sabun cuci piring cair, lalu buat beberapa lubang di tutupnya (cukup besar untuk dimasuki lalat dewasa). Lalat, yang tertarik dengan cuka, terbang ke dalam perangkap dan tenggelam.
  • Anda juga bisa meletakkan beberapa irisan kentang mentah di permukaan tanah. Angkat irisan setelah sekitar empat jam untuk memeriksa larva. Solusi ini mungkin paling efektif bila digunakan bersama dengan teknik pengendalian agas jamur lainnya.
  • Jika semuanya gagal, aplikasikan insektisida berbahan dasar piretrin ke permukaan tanah. Meskipun piretrin merupakan produk yang kurang beracun, tetap penting untuk menggunakan dan menyimpan insektisida secara ketat sesuai dengan rekomendasi label. Sebaiknya aplikasikan insektisida di luar ruangan lalu tunggu sehari sebelum membawa tanaman laba-laba ke dalam ruangan.

Tinggalkan Balasan