Jika Anda melihat munculnya bintik-bintik daun disertai melepuh atau daun melengkung di kebun, mungkin tanaman Anda terkena TMV. Kerusakan mosaik tembakau disebabkan oleh virus dan tersebar luas di berbagai tanaman. Jadi, apa itu virus mosaik tembakau? Teruskan membaca untuk mempelajari lebih lanjut dan cara mengobati virus mosaik tembakau setelah terdeteksi.

Apa itu virus mosaik tembakau?

Meskipun virus mosaik tembakau (TMV) mendapatkan namanya dari tanaman pertama yang ditemukan (tembakau) pada tahun 1800-an, virus ini menginfeksi lebih dari 150 jenis tanaman berbeda. Tanaman yang terkena TMV antara lain sayuran, gulma, dan bunga. Tomat , paprika dan banyak tanaman hias terkena TMV setiap tahun. Virus tidak menghasilkan spora tetapi menyebar secara mekanis dengan masuk ke tanaman melalui luka.

Sejarah mosaik tembakau

Dua ilmuwan menemukan virus pertama, virus mosaik tembakau, pada akhir tahun 1800-an. Meskipun dikenal sebagai penyakit menular yang mematikan, mosaik tembakau baru diidentifikasi sebagai virus pada tahun 1930an.

Kerusakan Mosaik Tembakau

Virus mosaik tembakau biasanya tidak membunuh tanaman yang terinfeksi; Namun, hal ini merusak bunga, daun dan buah serta menghambat pertumbuhan tanaman. Jika mosaik tembakau rusak, daun mungkin tampak berbintik-bintik dengan area hijau tua dan lepuh kuning. Virus ini juga menyebabkan daun melengkung.

Gejala cenderung bervariasi dalam tingkat keparahan dan jenisnya tergantung pada kondisi pencahayaan, kelembapan, nutrisi, dan suhu. Menyentuh tanaman yang terinfeksi dan memegang tanaman sehat yang mungkin sobek atau terpotong sehingga virus dapat masuk akan menyebarkan virus.

Serbuk sari dari tanaman yang terinfeksi juga dapat menyebarkan virus, dan benih dari tanaman yang sakit dapat menyebarkan virus ke area baru. Serangga yang mengunyah bagian tanaman juga dapat membawa penyakit ini.

Cara mengobati penyakit mosaik tembakau

Masih belum ada perawatan kimia yang secara efektif melindungi tanaman dari TMV. Faktanya, virus tersebut diketahui mampu bertahan hingga 50 tahun di bagian tanaman yang dikeringkan. Pengendalian terbaik terhadap virus ini adalah pencegahan.

Mengurangi dan menghilangkan sumber virus dan penyebaran serangga dapat mengendalikan virus. Sanitasi adalah kunci keberhasilan. Peralatan berkebun harus tetap disterilkan.

Tanaman kecil apa pun yang tampaknya membawa virus harus segera disingkirkan dari kebun. Semua sisa tanaman, mati atau sakit, juga harus disingkirkan untuk mencegah penyebaran penyakit.

Selain itu, sebaiknya hindari merokok saat bekerja di kebun, karena produk tembakau dapat terinfeksi dan menyebar dari tangan tukang kebun ke tanaman. Rotasi tanaman juga merupakan cara efektif untuk melindungi tanaman dari TMV. Tanaman bebas virus harus dibeli untuk menghindari masuknya penyakit ke kebun.

Tinggalkan Balasan