Ibu Alam menciptakan pohon dengan perlindungannya sendiri. Ini disebut kulit kayu dan dimaksudkan untuk melindungi kayu pada batang dan cabang dari infeksi dan pembusukan. Luka pada pohon adalah segala sesuatu yang mematahkan kulit kayu dan membuat kayu di bawahnya mudah diserang.
Bagaimana pohon bisa terluka? Ada banyak jenis cedera pohon, masing-masing memiliki penyebabnya sendiri-sendiri. Baca terus untuk mengetahui informasi mengenai cedera pada pohon, serta bagaimana Anda dapat membantu pohon yang cedera.
Apa itu cedera pohon?
Apa sebenarnya luka pohon itu? Cedera apa pun pada pohon itulah yang mematahkan kulit kayunya. Patahnya bisa kecil, seperti ketika seseorang menancapkan paku ke batang pohon, atau bisa juga besar, seperti ketika sebuah cabang besar patah tertiup angin.
Kulit kayu memiliki fungsi yang sama seperti kulit manusia: untuk menangkal patogen. Manusia terutama mengkhawatirkan bakteri pada luka atau goresan, dan pohon juga dapat terkena infeksi bakteri. Jenis patogen utama lainnya yang dapat membahayakan pohon adalah jamur.
Bagaimana pohon bisa terluka?
Tidak mungkin untuk menyebutkan semua penyebab kerusakan pada pohon. Potensi penyebab cederanya pohon berkisar dari tindakan manusia yang disengaja, seperti pemangkasan, hingga penyebab yang tidak disengaja seperti kerusakan akibat kebakaran atau angin. Serangga yang membosankan juga dapat menyebabkan kerusakan pada pohon dengan meninggalkan lubang pada kulit kayu.
Cara yang paling umum dilakukan orang untuk melukai pohon adalah dengan mengoperasikan mesin terlalu dekat dengan batang pohon. Banyak pohon yang dirusak setiap tahunnya oleh tukang kebun yang menggunakan mesin pemotong rumput, pemakan gulma, dan lain-lain. Pekerja konstruksi di dekatnya juga dapat merusak pohon. Penyebab lain pohon terluka adalah adanya kawat atau benang yang melilit pohon. Itu bisa tertanam di kulit kayu seiring pertumbuhan pohon.
Beberapa bahan kimia yang digunakan tukang kebun pada tanamannya juga dapat merusak pohon. Misalnya, herbisida yang mengandung glifosat dalam kadar tidak mematikan dapat menyebabkan kerusakan pada pohon.
Hewan dapat melukai pohon, termasuk rusa, burung pelatuk , dan tikus. Peristiwa cuaca seperti petir dan angin kencang merupakan salah satu penyebab cederanya pohon.
Mencegah cedera pohon
Karena banyak jenis cedera pada pohon yang disebabkan oleh manusia, maka tindakan yang hati-hati dan disengaja di taman dapat mencegah cedera ini. Jauhkan mesin pemotong rumput dari pohon, gunakan metode pengelolaan hama terpadu untuk mengusir hama, dan lepaskan semua kawat atau tali di sekitar batang pohon.
Meskipun pemangkasan itu sendiri dapat menyebabkan cedera pada pohon, terkadang hal ini dapat mencegah kerusakan yang lebih besar. Misalnya, memangkas cabang yang patah atau sakit akan membatasi kerusakan. Namun jangan pernah menebang pohon atau meninggalkan potongan apa pun yang dapat membusuk.
Mungkin langkah terpenting yang dapat Anda ambil adalah menjaga kesehatan pohon. Ini berarti memilih lokasi yang cocok dan menyediakan irigasi yang memadai untuk pohon Anda. Selain itu, lapisan mulsa di atas zona akar pohon adalah cara yang bagus untuk mempertahankan kelembapan dan memberikan perlindungan.
Perawatan Luka Pohon
Pohon tidak menyembuhkan dengan cara yang sama seperti manusia, karena pohon tidak dapat menggantikan jaringan yang rusak. Pohon mempunyai prosedurnya sendiri untuk menyembunyikan luka. Pohon menanam kayu untuk menyembuhkan luka mereka. Ini adalah jenis jaringan kapalan. Banyak pohon juga menghasilkan penghalang kimia dan/atau fisik terhadap patogen dengan mengisolasi lukanya.
Saat menangani luka pada pohon, sebaiknya biarkan saja pohon yang mengalami luka daripada menggunakan bahan pelapis atau cat, karena produk ini tidak dapat mencegah pembusukan. Terkadang pemangkasan korektif dapat membantu, tetapi seringkali yang terbaik adalah meminta ahli tanaman memeriksa kerusakannya terlebih dahulu.