Salah satu waktu terbaik untuk mengunjungi ibu kota negara ini adalah musim semi, ketika jalan raya dan jalan raya dihiasi dengan banyak pohon sakura hias yang bermekaran. Beberapa jenis pohon sakura menghiasi halamannya, namun yang pertama ditanam di Washington, DC adalah pohon sakura Yoshino, hadiah dari walikota Tokyo. Tertarik menanam ceri hias? Baca terus untuk mengetahui tentang berbagai jenis pohon sakura dan cara merawat pohon sakura.

Apa itu pohon sakura berbunga?

Ceri hias adalah pohon ceri berbunga yang berkerabat dekat dengan ceri kebun tetapi tidak ditanam untuk diambil buahnya. Ceri hias malah ditanam untuk sifat hiasnya, khususnya rangkaian bunga musim semi. Ceri hias atau berbunga mengacu pada beberapa spesies pohon Prunus serta kultivarnya. Sebagian besar spesies Prunus ini berasal dari Jepang.

Meskipun beberapa jenis ceri berbunga menghasilkan buah, umumnya terlalu asam untuk dikonsumsi manusia. Namun hal ini tidak berlaku pada burung. Banyak burung seperti burung hitam, kardinal, dan waxwings sangat menyukai buah tajam ini.

Banyak ceri hias yang menonjol tidak hanya karena bunga musim seminya yang indah, tetapi juga karena warna musim gugurnya yang indah dengan dedaunan yang berubah menjadi merah, ungu, atau bahkan oranye.

Menanam Ceri Hias

Pohon ceri hias dapat ditanam di zona USDA 5 hingga 8 atau 5 hingga 9 di barat. Pohon sebaiknya ditanam di bawah sinar matahari penuh, di tanah yang memiliki drainase baik dan terlindung dari angin kencang. Saat memilih pohon, pastikan untuk memilih pohon yang direkomendasikan untuk wilayah Anda dan pertimbangkan tinggi dan lebar pohon pada saat dewasa. Ceri hias tumbuh setinggi 20 hingga 30 kaki (6 hingga 9 m) dan hidup 25 hingga 50 tahun.

Ceri yang berbunga tumbuh subur di hampir semua jenis dan pH tanah, selama tanahnya memiliki drainase yang baik dan lembab. Tanam ceri berbunga di awal musim gugur.

Perawatan Pohon Sakura

Ceri berbunga tumbuh subur di kebun sayur karena perawatannya minimal. Sirami tanaman secara menyeluruh setelah penanaman dan sampai pohon tumbuh subur. Seperti halnya pohon sakura di kebun yang dibudidayakan, pohon sakura yang berbunga rentan terhadap serangga dan penyakit.

Plum untuk menipiskan cabang dan meningkatkan sirkulasi udara dan cahaya serta menghilangkan cabang yang mati atau sakit. Rawat semua penyakit jamur dengan aplikasi fungisida. Berhati-hatilah agar tidak merusak kulit kayu yang rapuh dengan gunting atau pemangkas.

Berikan pupuk secara rutin dan konsisten dengan pengairan untuk meminimalkan stres pada pohon yang dapat mengundang hama dan penyakit.

Jenis pohon sakura berbunga

Seperti disebutkan, pohon pertama yang ditanam di Washington, DC adalah pohon ceri Yoshino, tetapi pohon tersebut hanyalah salah satu dari beberapa jenis ceri.

Pohon ceri Yoshino ( Prunus x yedoensi ) dapat tumbuh setinggi dan lebar 40 hingga 50 kaki (12-15 m.), biasanya dengan kebiasaan membulat dan menyebar, meskipun beberapa kultivar memiliki bentuk menangis. Mereka juga merupakan pohon fana yang bertahan antara 15 dan 20 tahun. Kultivar Yoshino meliputi:

  • Akebono
  • Shidare Yoshino, variasi menangis

Seperti halnya Yoshino yang terdapat di sepanjang jalan raya negara ini, begitu pula ceri berbunga Jepang ( Prunus serrulata ). Ceri Jepang tumbuh 15 hingga 25 kaki (5 hingga 8 m) dan jarak yang sama. Ada yang berbentuk tegak dan ada pula yang berbentuk menangis. Ceri Jepang yang berbunga dapat memiliki bunga tunggal atau ganda, seringkali harum, di awal hingga pertengahan musim semi. Ceri Jepang mempunyai umur yang pendek, hanya 15 hingga 20 tahun. Kultivar ceri Jepang meliputi:

  • Amanogawa
  • Shogetsu
  • Kwanzan
  • Shirofugen
  • Shirotae

Pohon sakura higan ( P. subhirtella ) merupakan jenis pohon sakura berbunga ketiga. Mereka akan mencapai ketinggian antara 20 dan 40 kaki (6 sampai 12 m.) dan diameter 15 dan 30 kaki (5 sampai 9 m.) dan dapat didirikan dan menyebar, berbentuk bulat atau menangis. Mereka adalah buah ceri yang paling toleran terhadap panas, dingin, dan stres serta hidup lebih lama dibandingkan yang lain. Kultivar ceri Higan meliputi:

  • Autumnalis, dengan kanopi berbentuk bulat dan sangat lebar
  • Pendula, kultivar menangis

Terakhir, ceri Fuji ( P. incisa ) adalah varietas ceri berbunga kerdil kompak yang memiliki cabang bengkok dan bunga putih awal dengan bagian tengah berwarna merah muda.

Tinggalkan Balasan