Menanam petunia dalam wadah adalah cara yang bagus untuk memamerkannya. Baik di keranjang gantung atau wadah di atas meja atau di teras, menanam petunia dalam pot menghadirkan warna cerah sepanjang musim panas, apa pun area yang Anda pilih. Teruslah membaca untuk mempelajari cara menanam petunia dalam wadah.
Merawat Petunia dalam Pot
Merawat wadah petunia sangatlah sederhana. Tanah di dalam wadah cenderung lebih cepat hangat dan kering dibandingkan tanah di kebun, tetapi petunia sangat kuat saat panas dan kering. Ini tidak berarti Anda harus mengabaikan petunia Anda, tetapi Anda harus membiarkan tanah benar-benar kering di antara penyiraman.
Setiap beberapa hari, beri mereka minuman yang lama dan perlahan. Membasahi bunga dan dedaunan dapat memicu penyakit, jadi siramilah dari bawah atau dekat permukaan tanah. Namun, Anda juga tidak ingin akar tanaman tergenang air, jadi pastikan wadah Anda memiliki drainase yang baik.
Petunia adalah pemakan besar. Berikan pupuk slow release pada waktu tanam, lalu berikan pupuk cair setiap satu atau dua minggu sekali sepanjang musim.
Tempatkan wadah Anda di tempat yang akan menerima sinar matahari penuh – enam jam sehari sudah cukup, tetapi delapan jam paling baik untuk mekar semaksimal mungkin.
Cara Menanam Petunia dalam Wadah
Anda dapat membeli petunia khusus yang akan tampil spektakuler di dalam wadah. Namun, menanam petunia dalam pot, apa pun jenisnya, tidak akan mengecewakan Anda, selama Anda memperlakukannya dengan baik.
Saat menanam petunia dalam wadah, berhati-hatilah agar tanaman Anda tidak terlalu padat, batasi hanya tiga tanaman per pot berukuran 12 inci (30 cm).
Jika petunia Anda mulai melemah atau berkaki panjang, potong dan beri pupuk. Mereka harus melakukan diversifikasi dengan penuh semangat. Potong bunga dari karangan bunga sesering mungkin untuk mendorong pertumbuhan baru dan membuang kepala bunga mati segera setelah muncul.