Tanaman peperomia atau dikenal juga dengan tanaman radiator merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak ditemukan di daerah tropis dan subtropis di dunia. Tanaman cantik ini memiliki dedaunan lebat dan segar dengan bentuk dan pola yang bervariasi. Hal ini, ditambah dengan kemudahan pertumbuhannya, menjadikannya kandidat ideal untuk digunakan sebagai tanaman hias dalam wadah. Tapi bisakah Anda menanam peperomia dari biji?
Tentang Perbanyakan Benih Peperomia
Mereka yang ingin menanam peperomia memiliki beberapa pilihan. Kebanyakan petani memilih menanamnya langsung dari transplantasi. Menemukan tanaman peperomia yang sehat secara online atau di pusat taman setempat seharusnya tidak sulit. Transplantasi ini dapat dipindahkan ke pot dalam ruangan yang lebarnya setidaknya dua kali lebih besar dan lebih tinggi dari bola akar tanaman. Transplantasi besar tumbuh dengan cepat dan memberikan daya tarik visual yang menakjubkan bagi para penanamnya.
Namun, tukang kebun yang lebih suka bertualang mungkin mempertanyakan proses penanaman benih peperomia. Seperti kebanyakan tanaman hias, menanam peperomia dari biji mungkin tidak memberikan hasil yang diinginkan. Banyak kultivar tanaman ini yang diproduksi secara komersial adalah hibrida. Saat menyemai benih peperomia, kemungkinan tanaman yang dihasilkan tidak menyerupai induk asli yang diambilnya. Oleh karena itu, yang terbaik adalah memperbanyak peperomia dengan stek batang atau daun. Hal ini terutama berlaku untuk jenis beraneka ragam yang lebih unik.
Meski begitu, perbanyakan benih peperomia tetap menjadi pilihan bagi mereka yang ingin mencobanya.
Menabur benih Peperomia
Menanam dari biji bisa menjadi pengalaman yang menarik. Petani yang ingin melakukan hal ini mungkin mengalami kesulitan dalam menemukan sumber benih. Jika Anda mencoba menanam peperomia dari biji, belilah hanya dari sumber yang memiliki reputasi baik. Ini akan memastikan peluang sukses terbesar.
Saat menanam benih peperomia, proses perkecambahannya relatif sederhana. Pilih wadah awal benih Anda dan isi dengan campuran awal benih yang tidak dinodai . Taburkan benih sesuai petunjuk kemasan. Siram dengan baik, lalu letakkan di jendela dalam ruangan yang hangat. Jagalah agar tanah tetap lembab sampai terjadi perkecambahan.
Setelah berkecambah, pindahkan bibit ke dalam wadah dengan pH tanah antara 6,0 dan 6,5. Peperomia tumbuh paling baik di tempat yang dapat menerima sinar matahari, tetapi secara tidak langsung.
Saat tanaman tumbuh, berhati-hatilah agar tidak menyiram secara berlebihan. Karena sifat tanaman yang sukulen, tanah yang basah dan pot yang memiliki drainase buruk dapat menyebabkan akar membusuk dan tanaman mati.