Perkecambahan sangat penting untuk apa yang kita lakukan sebagai tukang kebun. Baik memulai tanaman dari biji atau transplantasi, perkecambahan harus dilakukan agar kebun bisa ada. Namun banyak dari kita yang menganggap remeh proses ini dan tidak sepenuhnya memahami faktor-faktor yang mempengaruhi perkecambahan benih. Dengan mempelajari lebih lanjut tentang proses dan kebutuhan benih, Anda dapat memperoleh hasil yang lebih baik di kebun.
Apa yang menyebabkan perkecambahan biji?
Proses perkecambahan terjadi ketika benih keluar dari dormansi, suatu periode dimana aktivitas metabolismenya sangat lambat. Perkecambahan dimulai dengan imbibisi, istilah umum untuk menyerap air. Hal inilah yang menjadi pemicu utama dimulainya masa kebangkitan dari dormansi.
Saat benih menyerap air, ia tumbuh dan menghasilkan enzim. Enzim merupakan protein yang mempercepat aktivitas metabolisme benih. Mereka memecah endosperm, yang merupakan cadangan makanan benih, untuk menghasilkan energi.
Benih tumbuh dan radikula, atau tahap akar pertama, muncul dari benih. Akhirnya, tunas kecil pertama muncul dari biji bersama kotiledon , dua daun pertama, dan fotosintesis dapat dimulai.
Faktor perkecambahan biji
Persyaratan spesifik perkecambahan benih bervariasi tergantung pada spesies tanaman. Namun faktor-faktor tersebut umumnya mencakup air, udara, suhu, dan pada akhirnya akses terhadap cahaya. Mengetahui kebutuhan spesifik tanaman yang Anda tangani akan membantu untuk mengoptimalkan perkecambahan. Jika Anda melampaui persyaratan, tidak ada benih yang akan berkecambah atau hanya sedikit yang akan berkecambah.
- Kelembaban . Dari semua faktor yang menentukan perkecambahan benih, air adalah faktor pertama dan terpenting. Tanpa air hal ini tidak dapat terjadi dan benih akan tetap tidak aktif. Namun jika terlalu banyak air maka benih akan membusuk. Tanah harus lembab tetapi tidak basah. Drainase sangat penting.
- Oksigen . Benih membutuhkan akses terhadap oksigen, yang merupakan salah satu alasan mengapa tanah yang basah bersifat kontraproduktif. Ini memblokir akses ini. Tanah sebaiknya bertekstur sedang, tidak terlalu padat atau terlalu ringan, untuk menyediakan oksigen bagi benih yang berkecambah.
- Suhu . Ada berbagai macam persyaratan suhu untuk benih tergantung pada spesiesnya. Misalnya, benih tomat Anda harus bersuhu antara 21 dan 35 C (70 dan 95 derajat Fahrenheit) untuk dapat berkecambah, tetapi biji bayam hanya akan berkecambah antara 7 dan 24 C (45 dan 75 derajat F).
- Kedalaman tanah . Kedalaman tanah juga bervariasi tergantung ukuran benih. Sebuah benih mempunyai sejumlah energi yang tersimpan, dan jika ia menggunakan seluruh energi tersebut sebelum kotiledon mencapai permukaan dan dapat mengakses cahaya, benih tersebut akan gagal. Benih yang lebih besar membutuhkan kedalaman akar yang lebih dalam. Paket benih akan memberikan informasi mendalam.
Memahami persyaratan perkecambahan benih penting untuk keberhasilan menanam tanaman dari biji. Ketahui apa yang dibutuhkan benih Anda sebelum Anda mulai mendapatkan persentase perkecambahan dan pertumbuhan bibit yang lebih besar.