Jika Anda membantu mengorganisir atau ingin berpartisipasi dalam pertukaran benih, Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana cara menyelenggarakan pertukaran benih dengan aman. Seperti aktivitas lainnya di tahun pandemi ini, perencanaan sangatlah penting untuk memastikan semua orang mematuhi pembatasan sosial dan tetap sehat. Kegiatan kelompok seperti pertukaran benih perlu dikurangi dan bahkan mungkin dialihkan ke status pemesanan lewat pos atau pemesanan online. Jangan putus asa, Anda selalu dapat bertukar benih dan tanaman dengan petani lain yang berminat.
Bagaimana melakukan pertukaran benih yang aman
Banyak klub taman , lembaga pendidikan, dan kelompok lain mengadakan pertukaran tanaman dan benih tahunan . Apakah pertukaran benih aman? Pendekatan yang berbeda diperlukan untuk menghadapi kejadian seperti ini. Pertukaran benih yang aman dari Covid memerlukan perencanaan, penerapan protokol keselamatan, dan pengorganisasian tindakan khusus untuk memastikan pertukaran benih dengan jarak sosial.
Penyelenggara pertukaran benih akan mempunyai pekerjaan yang sesuai untuk mereka. Biasanya para relawan menyortir dan membuat katalog benih, kemudian mengemas dan memberi tanggal untuk acara tersebut. Ini berarti banyak orang berkumpul di satu ruangan untuk bersiap-siap, dan ini bukanlah aktivitas yang aman selama masa sulit ini. Sebagian besar pekerjaan ini dapat dilakukan di rumah-rumah penduduk dan kemudian diserahkan di tempat penukaran. Acara dapat berlangsung di luar ruangan dan janji temu dibuat untuk meminimalkan kontak. Karena pembatasan pekerjaan, banyak keluarga menghadapi kerawanan pangan dan pertukaran semacam itu penting dilakukan untuk memberikan benih kepada masyarakat untuk menanam makanan mereka sendiri.
Kiat lain untuk pertukaran benih yang aman dari Covid
Sebagian besar perdagangan dapat dilakukan secara online dengan membuat database dan meminta masyarakat untuk mendaftarkan benih atau tanaman yang mereka inginkan. Barang-barang tersebut kemudian dapat ditempatkan di luar, dikarantina semalaman, dan pertukaran benih yang menerapkan jarak sosial dilakukan keesokan harinya. Setiap orang yang terlibat harus memakai masker, memiliki pembersih tangan dan sarung tangan, serta mengambil pesanan dengan cepat dan tanpa kerumitan.
Sayangnya, dalam iklim saat ini, pertukaran benih yang aman dari Covid tidak akan memiliki suasana yang menyenangkan dan meriah seperti tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, sebaiknya buatlah janji temu dengan penjual benih dan peneliti sehingga tidak lebih dari beberapa orang yang berada di area tersebut pada satu waktu. Alternatifnya, mintalah masyarakat untuk menunggu di mobil mereka sampai ada sukarelawan yang memberi isyarat bahwa tiba giliran mereka untuk mengambil alih.
Jaga agar tetap aman
Pertukaran benih yang aman dari Covid harus dibatasi di luar ruangan. Hindari memasuki bangunan luar dan jika perlu, gunakan disinfektan dan kenakan masker. Untuk penyelenggara acara, pastikan ada orang yang bisa membersihkan gagang pintu dan mendisinfeksi kamar mandi. Acara-acara ini tidak boleh menawarkan makanan atau minuman apa pun dan harus mendorong peserta untuk mengambil pesanan mereka dan pulang. Lembar tip untuk mengkarantina paket benih dan tanaman harus disertakan dalam pesanan.
Relawan harus tersedia untuk meminimalkan kerumunan dan menjaga ketertiban dan keamanan. Sediakan pembersih tangan dan papan tanda yang mewajibkan pemakaian masker. Memang butuh sedikit usaha lebih, namun peristiwa penting dan ditunggu-tunggu ini tetap bisa terlaksana. Sekarang, lebih dari sebelumnya, kita sangat membutuhkan aktivitas kecil ini untuk kesehatan mental dan fisik kita.