Jika Anda memiliki properti luas yang membutuhkan naungan, pertimbangkan untuk menanam pohon beech. Pohon beech Amerika ( Fagus grandifolia ) adalah pohon megah yang akan menonjol jika ditanam sendiri di lahan terbuka atau saat digunakan untuk melapisi jalan masuk di properti yang luas. Namun, jangan mencoba menanam pohon beech di lingkungan perkotaan. Cabang-cabang pohon yang sangat besar ini menjulur rendah hingga menutupi batang pohon, sehingga menjadi penghalang bagi pejalan kaki, dan naungan yang lebat membuat hampir tidak mungkin untuk bercocok tanam di bawah pohon.

Identifikasi pohon beech

Pohon beech mudah dikenali dari kulitnya yang halus dan berwarna abu-abu, yang dipertahankan pohon tersebut sepanjang hidupnya . Di tempat teduh, pohon beech memiliki batang besar dan lurus yang mencapai ketinggian 80 kaki (24 m) atau lebih. Mahkotanya tetap kecil tetapi lebat di tempat teduh. Pepohonan lebih pendek jika terkena sinar matahari penuh, tetapi tajuknya lebar dan menyebar.

Daun beech memiliki panjang sekitar 6 inci (15 cm) dan lebar 2 ½ inci (6 cm) dengan tepi bergerigi dan banyak urat samping. Bunganya umumnya luput dari perhatian. Bunga jantan kecil berwarna kuning mekar dalam kelompok bulat di sepanjang cabang dan bunga betina kecil berwarna merah mekar di ujung cabang di awal musim semi. Setelah penyerbukan , bunga betina digantikan oleh pohon beech yang dapat dimakan, yang dinikmati oleh banyak mamalia kecil dan burung.

Pohon beech Amerika adalah varietas yang umum terlihat di Amerika Serikat, meskipun ada beberapa jenis pohon beech yang ditemukan di seluruh Eropa dan Asia. Hornbeam Amerika ( Carpinus caroliniana ) kadang-kadang disebut beech biru, tetapi merupakan spesies pohon kecil atau semak yang tidak berkerabat.

Perkebunan pohon beech

Tanam pohon beech di tanah yang baik , subur, asam , dan tidak padat . Ia menyukai tanah yang lembab dan memiliki drainase yang baik. Mahkota yang lebat menyebar 40 hingga 60 kaki (12 hingga 18 m) saat dewasa, jadi berikan banyak ruang. Pohon beech hidup selama 200 hingga 300 tahun, jadi pilihlah lokasinya dengan hati-hati.

Gali lubang tanam dua hingga tiga kali lebih lebar dari bola akar untuk menggemburkan tanah di sekitar area tanam. Hal ini mendorong akar menyebar ke tanah di sekitarnya daripada tertinggal di dalam lubang. Jika tanahnya tidak terlalu subur, tambahkan beberapa sekop penuh kompos ke dalam tanah pengisi. Jangan menambahkan perubahan lain pada waktu tanam.

Pemeliharaan pohon beech

Pohon beech yang baru ditanam membutuhkan banyak kelembapan , jadi sirami setiap minggu jika tidak ada hujan. Pohon dewasa tahan terhadap kekeringan sedang, tetapi akan tumbuh subur jika direndam setelah satu bulan atau lebih tanpa hujan lebat. Sebarkan lapisan mulsa berukuran 2 hingga 3 inci (5 hingga 8 cm) pada zona akar pohon muda untuk membantu tanah mempertahankan kelembapan. Setelah tajuk yang lebat tumbuh, mulsa tidak lagi diperlukan, tetapi mulsa menjaga tanah gundul di sekitar pohon tetap bersih.

Pohon beech membutuhkan pemupukan secara teratur. Sebarkan pupuk di zona akar, lalu sirami. Gunakan satu pon (454 g) pupuk 10-10-10 untuk setiap 100 kaki persegi (9 m²) zona akar. Zona akar memanjang sekitar 12 inci di luar kanopi pohon.

Tinggalkan Balasan