Membuat rangkaian bunga musim gugur adalah cara yang bagus bagi tukang kebun rumah untuk merayakan datangnya cuaca yang lebih sejuk. Meskipun rangkaian bunga musim gugur di taman menyediakan sumber nektar yang penting bagi penyerbuk di akhir musim, hiasan tengah bunga musim gugur juga dapat menjadi hadiah dekoratif khusus untuk teman dan keluarga. Saat membuat karangan bunga musim gugur, bunga yang dapat Anda pilih akan sangat ditentukan oleh ketersediaan dan waktu mekarnya. Untungnya, beberapa spesies bunga potong musim gugur dapat dengan mudah ditanam di rumah. Di bawah ini kita akan mempelajari tentang beberapa tanaman berbunga musim gugur yang paling populer untuk karangan bunga musim gugur.

  1. Bayam – Saat menanam buket bunga musim gugur, tukang kebun terkadang mengabaikan tanaman yang berfungsi sebagai pengisi atau dedaunan. Tanaman dedaunan dan pengisi sangat penting dalam rangkaian bunga karena menambah tekstur dan dimensi pada karangan bunga. Bunga bayam bulu yang besar menghasilkan batang dengan berbagai macam warna. Varietas bayam yang paling umum menampilkan rona emas yang kaya atau warna dasar merah anggur yang dalam. Palet warna musim gugur ini cocok dipadukan dengan banyak tanaman tahunan lainnya, yang mekar pada periode yang sama. Untuk hasil terbaik untuk bunga potong. Anda perlu memanen tangkai bunga sebelum setiap tanaman sempat menghasilkan benih. Tanaman yang terlambat dipetik akan mudah layu, terkulai, atau bahkan bijinya mulai berguguran setelah ditata.
  1. Rudbeckia – Bunga rudbeckia tahunan dan abadi adalah kandidat yang baik untuk rangkaian bunga potong musim gugur. Sebagai bunga liar, spesies rudbeckia asli sangat mudah beradaptasi dan mudah tumbuh. Kultivar rudbeckia hibrida dan penyerbukan terbuka menawarkan beragam warna kepada tukang kebun, termasuk warna kuning cemerlang dan perunggu berkarat. Dengan umur vas yang luar biasa, bunga rudbeckia dikenal menghasilkan banyak batang yang kuat dan andal.
  1. Bunga Matahari – Varietas bunga matahari tunggal dan bercabang sering digunakan dalam membuat rangkaian bunga musim gugur. Di antara kultivar yang paling umum digunakan di musim gugur adalah kultivar yang menghasilkan bunga berwarna merah anggur atau perunggu. Karena kemudahan penanamannya, tanaman bunga matahari merupakan pilihan yang baik bagi tukang kebun pemula atau yang baru pertama kali menanam. Dalam kebanyakan kasus, bunga matahari dapat ditanam berturut-turut dari akhir musim semi hingga pertengahan musim panas. Ini akan memastikan panen bunga potong yang berkelanjutan sepanjang musim tanam hingga embun beku pertama tiba.
  1. Tithonia – Meskipun jauh lebih halus dibandingkan beberapa spesies bunga mekar musim gugur lainnya, tithonia juga dapat digunakan dalam rangkaian dan hiasan tengah. Tanaman Tithonia tahunan menghasilkan banyak bunga cerah seperti bunga aster. Bunga yang tahan lama ini sangat menarik bagi burung kolibri, kupu-kupu raja, dan penyerbuk akhir musim. Selain terlihat cantik di pemandangan, bunganya yang berwarna jingga cerah pasti akan menarik perhatian orang jika dirangkai dalam vas.
  1. Zinnia – Sama seperti bunga matahari, zinnia adalah pilihan yang sangat populer bagi petani baru. Jika ditanam langsung di musim semi, setelah semua bahaya embun beku berlalu, zinnia akan terus mekar hingga musim gugur. Bunga yang dipotong dan dikembalikan ini memberi penghargaan kepada tukang kebun dengan segenggam batang berkualitas tinggi yang sempurna untuk digunakan sebagai hiasan tengah dan karangan bunga musim gugur. Meskipun warna merah, oranye dan kuning adalah yang paling populer saat ini, petani zinnia mungkin hanya dibatasi oleh imajinasi mereka, karena kultivar spesies ini dapat ditemukan dalam warna pelangi yang sesungguhnya.

Tinggalkan Balasan