Rawa (lingkungan lembab dengan kondisi miskin nutrisi dan sangat asam) tidak dapat dihuni oleh sebagian besar tanaman. Meskipun taman rawa dapat menampung beberapa jenis anggrek dan tanaman khusus lainnya, kebanyakan orang suka menanam tanaman karnivora seperti sundew, tanaman kantong semar , dan tanaman penangkap lalat .
Jika Anda tidak memiliki ruang untuk rawa berukuran penuh, membuat taman rawa kontainer mudah dilakukan. Bahkan taman rawa dalam pot kecil pun akan menjadi rumah bagi berbagai tanaman berwarna-warni dan mempesona. Mari kita mulai.
Buat Taman Rawa Kontainer
Untuk membuat taman rawa di dalam wadah, mulailah dengan sesuatu yang memiliki kedalaman minimal 12 inci (31 cm) dan diameter 8 inci (20 cm) atau lebih besar. Wadah apa pun yang menampung air bisa digunakan, namun perlu diingat bahwa penanam rawa yang lebih besar tidak akan cepat kering.
Jika Anda memiliki ruang, kolam renang atau kolam dayung anak-anak bisa membantu. (Wadah tidak boleh memiliki lubang drainase.) Buat substrat dengan mengisi sepertiga bagian bawah wadah dengan kerikil atau pasir konstruksi kasar.
Siapkan campuran pot yang terdiri dari sekitar satu bagian pasir bangunan dan dua bagian lumut gambut . Jika memungkinkan, campurkan lumut gambut dengan beberapa genggam lumut sphagnum berserat panjang. Tempatkan tanah pot di atas substrat. Lapisan tanah pot harus memiliki kedalaman minimal 15 hingga 20 cm.
Siram dengan baik untuk menjenuhkan tanah. Diamkan taman rawa dalam pot setidaknya selama seminggu, sehingga gambut dapat menyerap air dan memastikan tingkat pH rawa memiliki waktu untuk seimbang. Tempatkan taman rawa Anda di tempat yang menerima jumlah cahaya yang sesuai untuk tanaman pilihan Anda. Kebanyakan tanaman rawa tumbuh subur di area terbuka dengan banyak sinar matahari.
Taman rawa dalam pot Anda siap ditanam. Setelah ditanam, kelilingi tanaman dengan lumut hidup , yang mendukung lingkungan yang sehat, mencegah rawa cepat kering, dan menyamarkan tepi wadah. Periksa penanam rawa setiap hari dan tambahkan air jika sudah kering. Air keran memang bagus, tapi air hujan lebih baik lagi. Waspadai banjir saat musim hujan.