Favorit untuk ditanam bersama anak-anak, tanaman kuping domba ( Stachys byzantina ) pasti menjadi populer di hampir semua taman. Tanaman tahunan yang mudah dirawat ini memiliki daun hijau sepanjang wol, lembut, seperti beludru yang berwarna perak hingga abu-abu kehijauan. Dedaunannya juga berbentuk mirip dengan telinga domba asli, sesuai dengan namanya. Jika dibiarkan berbunga di musim panas, kuping domba juga akan menghasilkan paku bunga berwarna merah jambu hingga ungu.
Selain menikmati dedaunannya yang menarik dan halus, daunnya juga dapat digunakan sebagai semacam “perban” untuk menyembuhkan luka dan meredakan sengatan lebah yang menyakitkan.
Menumbuhkan telinga domba
Selama Anda menyediakan kondisi yang sesuai, menanam kuping domba di kebun itu sederhana. Tanaman ini kuat di zona tahan banting tanaman USDA 4 hingga 8, dan tanaman yang berasal dari Timur Tengah membuatnya ideal untuk tumbuh dalam kondisi kekeringan. Faktanya, tanaman kuping domba cukup toleran untuk tumbuh hampir di mana saja.
Tanaman sebaiknya ditanam di bawah sinar matahari penuh atau teduh parsial . Meskipun telinga domba dapat mentolerir tanah yang paling miskin, namun tetap harus memiliki drainase yang baik karena tanaman tidak menyukai tanah yang terlalu basah. Hal ini terutama berlaku untuk area yang teduh.
Telinga domba memiliki banyak kegunaan di taman, meskipun ditanam terutama untuk diambil dedaunannya. Dedaunan tanaman yang tumbuh rendah dan membentuk tikar membuatnya ideal untuk digunakan sebagai penutup tanah. Tanam di perbatasan terbuka bersama tanaman keras lainnya atau tanam dalam wadah.
Cara Menanam Telinga Domba
Menanam telinga domba itu mudah dan paling sering dilakukan di musim semi. Lubang tanam sebaiknya tidak lebih dalam dari pot tempat mereka menanam. Untuk menghindari kepadatan yang berlebihan, beri jarak tanam setidaknya sekitar 30 cm.
Meskipun kuping domba tidak membutuhkan banyak pupuk, Anda dapat menambahkan sedikit kompos ke dalam lubang sebelum ditanam jika Anda mau. Sirami tanaman baru secara menyeluruh, tetapi jangan menyiramnya.
Perawatan Telinga Domba
Setelah terbentuk, telinga domba hanya membutuhkan sedikit perawatan; Oleh karena itu, merawat telinga domba juga mudah. Siram hanya ketika tanah sangat kering. Pantau dedaunan dengan hati-hati di tempat yang lembap (karena curah hujan yang tinggi) atau di tempat yang rentan terhadap kondisi basah, karena dapat menyebabkan pembusukan. Menyebarkan mulsa di bawah daun akan membantu mencegah hal ini.
Pangkas tanaman di musim semi dan potong daun coklat jika perlu. Untuk mencegah tanaman menyebar, membuang bunga yang sudah habis sering kali merupakan ide yang bagus.
Selain penyemaian sendiri, tanaman dapat diperbanyak dengan pembagian di musim semi atau musim gugur.