Melon ditanam di banyak negara di dunia dan memiliki bentuk, ukuran, rasa, dan karakteristik lainnya yang unik. Melon Natal tidak terkecuali. Apa itu melon Natal? Bagian luarnya agak kokoh dan terbuat dari marmer, tetapi daging bagian dalamnya lembut dan berwarna krem, berwarna kuning kehijauan. Juga dikenal sebagai Sinterklas, tanaman melon Natal membutuhkan banyak ruang bagi tanaman merambatnya untuk berkeliaran dan lokasi yang terang dan hangat.
Apa itu melon Natal?
Saat memilih varietas melon yang ingin Anda tanam musim depan, pikirkan tentang melon Natal Santa. Tanaman melon Natal berasal dari Spanyol dan membutuhkan sinar matahari yang terik serta tanah yang subur. Buahnya merupakan kultivar semangka dengan kulit yang disebut “jaring”. Daging buahnya yang manis sangat cocok untuk sarapan, camilan, atau bahkan hidangan penutup.
Sebagian besar pasokan melon Natal Santa kami berasal dari California dan Arizona, tetapi pada musim dingin melon tersebut dikirim dari Amerika Selatan. Varietas ini awalnya ditemukan di Spanyol yang disebut piel de sapo, yang berarti “kulit katak”. Nama deskriptif ini mengacu pada bagian luar berbintik-bintik hijau dan kuning.
Kulitnya yang keras sedikit berkerut, menambah karakteristik amfibi. Buah muda berwarna hijau dengan sedikit bintik emas, namun menjadi lebih kuning dengan bintik hijau saat matang. Ujungnya akan menjadi lunak, tetapi ini satu-satunya indikasi bahwa buah sudah matang.
Menumbuhkan Melon Sinterklas
Suhu tanah setidaknya harus 70 hingga 80 Fahrenheit (21 hingga 27 C) agar tanaman ini benar-benar dapat berkembang. Di daerah yang lebih sejuk, tanam tanaman di dalam ruangan pada musim semi dan tanam di luar ruangan saat suhu hangat. Untuk daerah tropis, langsung tabur benih di bedengan yang telah disiapkan pada bulan Agustus hingga September.
Garap tanah secara mendalam saat menanam melon Santa, karena panjang akarnya bisa mencapai 4 kaki (1 m). Melon sepertinya lebih suka tumbuh di gundukan tanah. Tempatkan 2 hingga 3 benih atau tanaman per gundukan. Perkecambahan pada kondisi hangat biasanya terjadi 10 hingga 14 hari setelah tanam. Keraskan tanaman selama seminggu untuk menyesuaikannya dengan kondisi luar ruangan.
Perawatan Melon Sinterklas
Anda dapat memilih untuk melatih tanaman di atas teralis untuk menghemat ruang dan melindunginya dari hama apa pun di permukaan tanah. Hal ini juga akan mencegah perkembangan buah bersentuhan langsung dengan tanah. Jauhkan gulma kompetitif dari tanaman merambat.
Melon membutuhkan banyak air. Jaga agar tanah selalu lembab. Menyediakan mulsa organik di sekitar tanaman dapat membantu menghemat air. Hindari penyiraman berlebihan, yang dapat mendorong terbentuknya penyakit jamur.
Di akhir musim, jepit pertumbuhan baru agar energi tanaman dicurahkan untuk mematangkan melon.
Gunakan insektisida piretrin saat senja untuk mencegah hama melon biasa tanpa merugikan lebah. Di area yang dihuni berbagai hama, tutupi melon yang sudah matang dengan wadah susu atau wadah bening lainnya.