Tillandsia , atau tanaman udara, adalah salah satu tanaman yang paling mudah tumbuh. Mereka sempurna untuk tukang kebun pemula yang ingin mendalami dunia tanaman hias. Dibutuhkan sedikit pengetahuan untuk mengetahui cara merawat tanaman udara, karena merupakan tumbuhan epifit yang bahkan tidak membutuhkan tanah. Ada berbagai macam cara untuk menampilkan berbagai bentuknya. Dengan sedikit keberuntungan dan waktu, tanaman kecil bahkan dapat menghasilkan bunga dan offset.

Epifit adalah tumbuhan yang tumbuh pada tumbuhan atau bangunan lain. Mereka tidak bersifat parasit, tetapi hanya menggunakan tumbuhan lain sebagai jangkar. Tanaman Tillandsia berkerabat dengan bromeliad dan sebagian besar spesies menemukan habitatnya di hutan tropis. Umumnya dikenal sebagai tanaman udara, Tillandsia memiliki lebih dari 500 spesies, banyak di antaranya tersedia untuk petani rumahan. Mereka mendapatkan popularitas dalam beberapa tahun terakhir, kemungkinan besar karena kemudahan merawat tanaman udara.

Apa itu tumbuhan udara?

Tumbuhan udara menempel pada tumbuhan atau substrat lain menggunakan akarnya. Akar ini tidak menyerap kelembapan dan nutrisi seperti kebanyakan tanaman. Sebaliknya, tanaman mengumpulkan air dari udara dan daun memerangkap debu serta bahan lainnya, sehingga memberikan nutrisi.

Ada dua jenis utama tumbuhan udara: mesic dan xeric. Tanaman mesic berasal dari daerah dengan kelembapan tinggi, sedangkan tanaman xeric berasal dari daerah beriklim gurun. Tanaman mesic cenderung memiliki daun yang lebih hijau dan berbentuk cangkir, sedangkan tanaman xeric air memiliki daun berwarna abu-abu berbulu halus yang lebih besar dari dedaunan mesic. Hal ini memungkinkan tanaman memiliki luas permukaan yang lebih besar untuk mengumpulkan kelembapan dan cahaya.

Kebanyakan Tillandsia tahan terhadap zona USDA 9 tetapi terbukti merupakan tanaman hias yang sangat mudah di wilayah mana pun. Warna dan bentuk daunnya bermacam-macam, namun sebagian besar daunnya runcing dan agak melengkung. Semua daunnya memiliki sisik kecil yang membantu tanaman menyerap kebutuhannya melalui udara.

Cara Merawat Tanaman Udara

Dalam hal perawatan Tillandsia, kebutuhan tanaman sangat sederhana. Banyak petani menganggap varietas xeric lebih mudah ditanam karena lebih cocok pada situasi kelembapan rendah sehingga tidak terlalu menuntut. Varietas mana pun akan berfungsi dengan baik jika ditempatkan di tempat yang terang dan tidak langsung, seperti di jendela timur atau barat.

Selama musim dingin, tanaman akan tumbuh dengan baik di jendela yang menghadap ke selatan, tetapi daunnya mungkin hangus selama bulan-bulan musim panas. Suhu rumah rata-rata 65 hingga 85 derajat F. (18-30 C) pada siang hari memberikan suasana yang sempurna untuk tanaman ini. Mereka dapat mentolerir suhu 50 derajat F. (10 C) untuk waktu yang singkat.

Menyiram Tanaman Udara

Seperti tanaman lainnya, Tillandsia membutuhkan kelembapan ekstra di dalam rumah. Kebanyakan rumah, terutama di musim dingin, cenderung kering. Tanaman xeric akan tumbuh dengan baik jika disemprotkan setiap dua hari sekali. Tanaman mesic membutuhkan lebih banyak kelembapan. Ini bisa dibilas dengan air dua kali seminggu. Cara lain untuk menyiramnya adalah dengan merendam tanaman dalam air hangat selama 10 hingga 20 menit seminggu sekali. Amati daunnya dengan cermat untuk melihat apakah tanaman perlu lebih sering direndam. Tanaman yang berada di bawah air dapat mengembangkan ujung berwarna coklat. Daun tanaman yang terlalu banyak air akan menggulung lebih parah.

Instalasi di atas mungkin sensitif terhadap klorin dan unsur lain yang ditemukan dalam air keran. Mereka juga tidak boleh terkena air panas atau sangat dingin. Air kemasan atau air suling pada suhu kamar adalah pilihan yang tepat. Tanaman ini tidak membutuhkan pupuk dan akan tumbuh dengan baik jika cahaya dan air tambahan seimbang.

Tinggalkan Balasan