Ada ratusan spesies aster yang berbeda , masing-masing memiliki kebiasaan pertumbuhan yang sangat bervariasi dan kebutuhan spesifiknya juga berbeda-beda. Meskipun genus Aster cukup besar, istilah “aster” sering digunakan untuk menyebut tanaman umum dalam jumlah yang jauh lebih kecil. Meskipun aster tahunan adalah pilihan populer di kalangan penanam bunga potong, tukang kebun bunga juga menggunakan tanaman keras di lanskap dan di hamparan bunga liar serta padang rumput yang dinaturalisasi.

Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa pedoman pertumbuhan umum yang akan membuat aster Anda tetap tampil terbaik.

Di mana aster tumbuh?

Menjawab pertanyaan “di mana aster tumbuh paling baik?” » akan sedikit berbeda dari satu spesies ke spesies lainnya. Mempertimbangkan keseluruhan penampilan dan waktu berbunga akan menjadi kunci untuk menciptakan ruang tumbuh yang paling menarik. Meskipun banyak jenis aster tahunan dapat digunakan dengan baik di hamparan bunga formal, beberapa spesies mungkin lebih cocok untuk digunakan dalam penanaman naturalisasi. Beberapa jenis aster juga dapat digunakan untuk memperpanjang masa pembungaan, dan beberapa spesies aster menyediakan sumber serbuk sari yang sangat berharga hingga musim gugur.

Kebanyakan aster memiliki persyaratan pertumbuhan yang serupa, hanya dengan sedikit variasi. Sebelum menanam, pertimbangkan kondisi pertumbuhan taman Anda. Tanaman aster diketahui dapat tumbuh dengan baik pada berbagai jenis tanah. Meskipun tanah pot yang subur sangat ideal, tukang kebun juga berhasil menanamnya di tanah liat, serta di tanah yang kurang subur.

Seperti banyak tanaman, bunga tahunan dan abadi lebih menyukai lokasi yang memiliki drainase yang baik. Meskipun beberapa jenis tanaman mampu bertahan dalam kekeringan dalam waktu singkat, tanah yang terlalu basah atau tergenang air dapat menyebabkan berkembangnya penyakit jamur atau busuk akar dan tajuk.

Persyaratan cahaya setiap spesies tanaman juga penting. Kebanyakan aster tumbuh paling baik di bawah sinar matahari penuh, meskipun beberapa mungkin mendapat manfaat dari naungan selama waktu terpanas di sore hari. Cahaya yang melimpah akan memungkinkan tanaman mengembangkan batang yang kuat dan membantu mendorong pembungaan yang melimpah. Aster yang tidak mendapat cukup cahaya dapat menghambat pertumbuhannya, menjadi berkaki panjang, dan bahkan gagal berbunga.

Menumbuhkan Aster dengan Cara yang Benar

Jika kondisinya ideal, petani mungkin menemukan bahwa jenis aster abadi tertentu dapat menyebar. Hal ini terjadi melalui penyemaian kembali dan rimpang bawah tanah. Untungnya, aster umumnya berperilaku baik dan tidak dianggap invasif di sebagian besar wilayah. Mereka yang memiliki ruang taman terbatas mungkin akan senang mengetahui bahwa banyak aster merupakan kandidat yang baik untuk ditanam dalam wadah dan akan sangat menarik bila ditanam di dekat beranda atau teras.

Meskipun sebagian besar jenis aster relatif mudah ditanam, mereka dapat dipengaruhi oleh beberapa masalah umum di taman. Hama seperti kutu daun, ngengat, dan kumbang Jepang menjadi perhatian khusus. Meskipun serangan serangga ini dapat mengurangi nilai hias tanaman, hal ini jarang menyebabkan hilangnya tanaman. Hal yang sama juga terjadi pada masalah daun, seperti embun tepung dan bercak daun.

Tinggalkan Balasan