Herbal adalah salah satu tanaman yang dapat dimakan paling populer di kalangan tukang kebun. Bahkan dengan pengalaman berkebun yang terbatas, Anda berhasil menanam tanaman aromatik dan beraroma ini. Berikut adalah beberapa tip dan trik berkebun herba untuk membantu Anda memulai.

Tips dan Trik untuk Pot Herb Garden

  • Beli Tanaman – Jika ini adalah pengalaman pertama Anda berkebun dalam wadah dengan herba, Anda mungkin lebih berhasil membeli tanaman dari pembibitan lokal daripada memulai dari benih. Perkecambahan tanaman dalam iklim mikro dalam wadah memerlukan kepatuhan yang lebih ketat terhadap tingkat kelembaban tanah dan kebutuhan sinar matahari.
  • Gunakan tanah pot yang berkualitas – Tanah kebun di halaman belakang rumah Anda dapat membawa hama dan penyakit ke dalam kebun herba dalam ruangan . Membeli tanah pot yang berkualitas adalah salah satu rahasia menanam herba yang diandalkan oleh para ahli tukang kebun saat menanam herba dalam wadah .
  • Drainase yang Benar – Drainase yang baik sangat penting untuk tanaman herbal yang sehat. Pilih pekebun dengan lubang drainase besar. Lapisan sabut atau penyaring kopi berfungsi baik untuk menjaga tanah tetap berada di dalam pot.
  • Pot Tanah Liat atau Plastik – Salah satu tips cerdas berkebun herba adalah menggunakan pot tanah liat . Sifat tanah liat yang berpori memungkinkan pekebun mengering lebih cepat, terutama jika disiram secara berlebihan.
  • Memberikan Banyak Sinar Matahari – Menempatkan pot di jendela cerah yang menghadap ke selatan adalah salah satu tips terbaik untuk menanam herba di dalam rumah. Kebanyakan tumbuhan tumbuh lebih cepat dan memiliki bentuk yang lebih kompak jika menerima sinar matahari langsung setidaknya enam jam per hari.
  • Sering Panen – Salah satu rahasia menanam herba dari para ahli tukang kebun adalah memanen herba yang ditanam dalam pot secara teratur. Menjepit ujung tumbuh akan mencegah tanaman menjadi kurus dan mencegah pembungaan dini. Banyak jenis tumbuhan yang memiliki rasa yang lebih kaya dan kuat sebelum berbunga.

Tips Menanam Jamu di Luar Ruangan

  • Lokasi, lokasi, lokasi – Kebanyakan tumbuhan menyukai sinar matahari penuh, jadi pilihlah lokasi luar ruangan yang menerima setidaknya enam hingga delapan jam sinar matahari langsung per hari. Sinar matahari pagi dengan naungan sore hari sangat ideal agar tumbuh-tumbuhan tumbuh paling baik selama hari-hari anjing di musim panas.
  • Drainase yang baik – Saat berkebun dengan herba, hindari menanam di tanah yang lembap dan basah dengan perkolasi yang buruk. Terlalu banyak air menghambat pertumbuhan yang baik dan menciptakan kondisi ideal untuk penyakit jamur. Perbaiki tanah dengan kompos dan bahan organik untuk membantu meningkatkan drainase.
  • Tunggu untuk Menanam – Kesabaran adalah salah satu rahasia menanam ramuan dari para tukang kebun yang ahli. Sangat mudah untuk memulai musim tanam dengan menanam segera setelah cuaca hangat. Banyak tumbuhan, seperti kemangi , yang empuk beku . Tunggu hingga suhu malam hari tetap di atas 50 derajat F. (10 C) sebelum menanam herba tahunan di taman.
  • Ramuan Kandang yang Agresif – Cobalah salah satu tip kebun ramuan populer berikut untuk mencegah tumbuhan yang menyebar dengan cepat, seperti mint , mengambil alih kebun. Tenggelamkan tanah liat atau pot plastik tahan beku ke dalam tanah, lapisi bedengan herba dengan batu teras, atau buat bedengan yang ditinggikan untuk mencegah akar keluar.

Tinggalkan Balasan