Hanya sedikit tukang kebun yang menanam pohon dengan ide untuk memindahkannya beberapa tahun kemudian. Meskipun menanam pohon muda tidaklah sulit, namun memindahkan pohon dewasa bukanlah hal yang mudah. Menanam pohon buah-buahan dewasa bahkan lebih rumit.

Bagaimana cara mentransplantasikan pohon apel? Apa kejutan transplantasi pohon lemon? Bisakah pohon buah-buahan dewasa ditransplantasikan? Baca terus untuk mengetahui jawaban atas pertanyaan tentang transplantasi pohon buah-buahan.

Waktu terbaik untuk memindahkan pohon buah-buahan

Pemindahan pohon buah-buahan muda yang baru dibeli bergantung pada waktu dan prosedur yang tepat. Waktu terbaik untuk memindahkan pohon buah-buahan biasanya adalah musim semi, tetapi pilihannya bergantung pada presentasi pohonnya.

Pohon buah-buahan dengan akar telanjang, kotak, dan pot harus ditanam di awal musim semi. Pohon buah-buahan yang ditanam dalam wadah, dikurung, dan dikubur dapat dikubur kapan saja selama musim tanam.

Cara menanam pohon buah-buahan

Mempersiapkan lokasi penanaman merupakan langkah penting dalam membuat pohon buah baru Anda bahagia. Garap tanah dengan baik dengan menambahkan kompos organik matang. Gali lubang di tanah yang dikerjakan lebih besar dari bola akar, hancurkan sisi lubang agar akar mudah tumbuh. Jangan sekali-kali memangkas akar agar bisa dimasukkan ke dalam lubang yang lebih kecil, namun akar yang rusak atau sakit harus dipotong.

Petunjuk penanaman yang sedikit berbeda berlaku tergantung pada presentasi pohonnya. Pohon berakar gundul , misalnya, memerlukan gundukan tanah di dasar lubang tumbuh untuk menyebarkan akar. Perawatan harus dilakukan pada pohon yang dikepal dan digoncang untuk menjaga sebanyak mungkin tanah di dalam bola akar.

Namun, semua pohon harus ditanam pada ketinggian yang kira-kira sama dengan yang ditanam di tanah sebelumnya. Siram dengan baik untuk menghilangkan gelembung udara. Tambahkan mulsa, jaga jarak beberapa inci dari batangnya. Jika perlu, pancang pohon muda tersebut.

Merawat pohon buah Anda

Transplantasi sendiri bisa menjadi tantangan bagi pohon buah-buahan yang masih muda. Disebut sebagai “kejutan transplantasi”, pohon tersebut dapat dengan cepat menurun dan bahkan mati. Hal ini biasanya dapat dihindari dengan persiapan tanah yang tepat dan pemilihan lokasi, dikombinasikan dengan irigasi yang melimpah pada minggu-minggu setelah tanam.

Pohon buah yang ditransplantasikan membutuhkan air. Prioritaskan untuk memberikan pohon antara 5 dan 7 galon air di area bola akar pohon setiap minggunya. Selama dua minggu pertama, bagilah air ini menjadi tiga porsi pada tiga hari berbeda untuk memastikan zona akar tetap lembab.

Transplantasi pohon buah-buahan dewasa

Apa yang terjadi jika pohon buah-buahan yang ingin Anda pindahkan bukanlah pohon muda baru, melainkan pohon yang sudah mapan, yang sudah menghasilkan buah selama beberapa tahun? Pohon buah-buahan yang besar dan matang umumnya tidak dapat ditransplantasikan dengan baik dan upaya untuk memindahkannya merupakan risiko yang nyata. Aturan umumnya adalah semakin besar dan tua pohonnya, semakin sulit transplantasinya.

Pertimbangkan pilihan Anda dengan hati-hati. Jika pilihannya adalah antara melakukan transplantasi atau menebang pohon, Anda tidak akan rugi banyak jika mencobanya. Untuk pohon buah-buahan yang besar, sebaiknya Anda menyewa seorang profesional untuk menggali pohon tersebut dan memindahkannya ke lokasi baru.

Untuk pohon kecil, seperti lemon Meyer kerdil misalnya, Anda mungkin bisa melakukan penggalian sendiri. Persiapkan tanah baru dengan baik dan keluarkan bola akar dari pohon dengan sangat hati-hati. Letakkan di atas terpal dan mintalah bantuan untuk memindahkannya ke lokasi baru.

Tinggalkan Balasan