Di alam liar, sebagian besar tanaman anggrek tumbuh di daerah berhutan yang hangat, lembab, seperti hutan hujan tropis. Mereka sering ditemukan tumbuh liar di sela-sela pohon yang masih hidup, di sisi pohon yang tumbang dan membusuk, atau di lereng yang terjal dan teduh. Alasan mengapa tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di lokasi ini adalah karena tanaman dapat menyerap air dari kelembapan alami tanpa terik matahari sehingga menyebabkan terlalu banyak transpirasi dan hujan tropis yang deras mengalir dengan cepat dari akarnya ketika tanaman ini tumbuh di pohon atau lereng.

Meskipun anggrek yang kita beli dari pembibitan atau pusat taman mungkin tidak pernah tumbuh liar di hutan hujan, membatasi akarnya di dalam pot bertentangan dengan sifat primitif aslinya. Oleh karena itu, sebagai petani anggrek kita harus berusaha semaksimal mungkin memilih pot yang memungkinkannya berkembang secara maksimal.

Tentang Wadah Anggrek

Jika Anda membeli anggrek dari rumah kaca atau pusat taman, biasanya dijual dalam pot plastik bening yang memiliki beberapa lubang drainase. Pot plastik bening ini dapat ditempatkan di dalam pot hias berlapis kaca dan dijual bersama-sama, atau pot hias tersebut dapat dijual terpisah sebagai barang tambahan.

Pot hias murni bersifat estetis, umumnya kurang memiliki drainase yang memadai, dan sebenarnya tidak diperlukan sama sekali. Faktanya, pot hias tanpa lubang drainase yang baik seringkali dapat menyebabkan penyiraman berlebihan dan penyakit akar anggrek. Selain itu, bahan kimia dalam beberapa lapisan kaca yang digunakan untuk pot keramik bisa sangat berbahaya bagi akar anggrek yang sensitif.

Namun, pot plastik bening memiliki beberapa manfaat bagi anggrek dan petani anggrek. Pot plastik bening memudahkan kita mengganti wadah dekoratif agar sesuai dengan hari libur atau dekorasi ruangan yang berbeda. Namun, jika Anda menempatkan pot plastik bening ini di dalam pot dekoratif, ada baiknya Anda membuangnya saat menyiram agar drainase dapat mengalir dengan baik.

Pot plastik bening juga memudahkan kita memeriksa akar tanaman anggrek kita dari hama, penyakit, atau kepadatan berlebih. Jika tidak dimasukkan ke dalam pot hias, pot plastik bening memungkinkan akar anggrek menyerap sinar matahari, sama seperti saat tumbuh di sisi pohon. Artinya, akar juga dapat melakukan fotosintesis dan menambah energi pada tumbuhan.

Apakah ada wadah khusus untuk tanaman anggrek?

Apakah anggrek memerlukan pot khusus? Banyak rumah kaca atau pusat taman yang menjual anggrek juga menjual pot khusus anggrek. Wadah khusus tanaman anggrek ini biasanya memiliki bentuk bilah atau potongan di bagian sisinya untuk memungkinkan drainase dan aliran udara yang lebih baik ke akar. Kotak kayu berpalang juga dijual sebagai wadah anggrek. Namun, Anda tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk membeli wadah khusus tanaman anggrek. Pot apa pun yang memiliki drainase baik dapat menopang anggrek. Saat menanam anggrek dalam wadah, pastikan memilih pot dengan 4 hingga 12 lubang drainase.

Kebanyakan anggrek lebih menyukai pot yang dangkal dan kekar karena akarnya tidak menyukai semua kelembapan yang tertahan di pot yang dalam dan juga tidak membutuhkan kedalaman karena akarnya menyebar dan tidak ke bawah. Saat menggunakan pot yang dalam, letakkan batu lava atau kacang tanah di dasar pot untuk menghemat uang pada tanah pot yang tidak perlu yang tidak akan pernah digunakan oleh akar anggrek, tetapi juga untuk meningkatkan drainase.

Selain itu, saat merepoting anggrek setiap satu hingga dua tahun sekali, pilihlah pot yang lebarnya sekitar satu inci saja dari pot sebelumnya; tidak perlu lebih dalam, cukup luas saja.

Jenis pot anggrek

Di bawah ini Anda akan menemukan kelebihan dan kekurangan berbagai pot anggrek:

Pot PlastikPot plastik mempertahankan lebih banyak kelembapan dalam campuran pot. Mereka juga membantu menjaga akar tetap hangat di iklim dingin. Pot plastik sangat ringan dan mudah terguling oleh tanaman yang tinggi dan berat.

Pot Tanah Liat atau Terakota – Pot tanah liat lebih berat, sehingga lebih sedikit terjatuh. Mereka juga dapat membantu menjaga akar anggrek tetap sejuk di iklim panas. Banyak pot tanah liat atau terra cotta hanya memiliki satu lubang drainase, tetapi tanah liat bernafas dan memungkinkan air menguap lebih cepat. Jadi, Anda mungkin perlu lebih sering menyiram.

Wadah atau Keranjang Berpalang Kayu – Tergantung pada media pot yang Anda gunakan, mungkin saja cairan tersebut meluap dari bilah pot atau keranjang berpalang kayu, jadi Anda mungkin ingin menutupinya dengan lembaran lumut. Wadah atau keranjang berpalang kayu memungkinkan drainase dan sirkulasi udara yang cukup ke akar, jadi Anda mungkin perlu sering menyiramnya.

Cara lain bagi penanam anggrek untuk memajang tanaman anggrek berharga mereka adalah dengan memasangnya di kayu apung atau pohon asli.

Tinggalkan Balasan