Tanaman tumbuh subur di tanah yang kaya akan unsur hara, namun seiring dengan pertumbuhannya, tanaman tersebut menghabiskan unsur hara dalam tanah. Ini berarti melakukan perbaikan tanah setiap tahun, namun pertanyaannya adalah kapan harus menambahkan kompos ke kebun sayur. Baca terus untuk mengetahui kapan harus memperbaiki tanah kebun.
Kapan Menerapkan Amandemen Tanah
Musim gugur adalah waktu terbaik untuk memperbaiki tanah karena beberapa alasan. Pertama, sebagian besar tanaman selesai tumbuh hingga musim semi, sehingga lebih mudah untuk menghilangkan kotoran dan mengatasinya. Cuaca lebih kondusif untuk perbaikan tanah dibandingkan saat hujan musim semi yang basah.
Tugas berkebun di musim gugur lebih sedikit dibandingkan di musim semi, jadi masuk akal untuk memperbaiki tanah saat ini. Selain itu, tambahkan perubahan dari musim gugur hingga musim dingin sehingga tanah secara bertahap menyerap nutrisi ini.
Amandemen Tanah Musim Gugur
Sebelum menambahkan apa pun ke dalam tanah, yang terbaik adalah melakukan uji tanah untuk menentukan perubahan apa yang diperlukan. Misalnya, sebagian besar tanaman tumbuh paling baik pada pH tanah antara 6,0 dan 7,0. Jika uji tanah Anda menunjukkan bahwa pH tanah Anda perlu ditingkatkan, Anda dapat mengubah tanah dengan batu kapur pertanian. Jika tanah rendah magnesium, sebaiknya ditambahkan batu kapur dolomit.
Jika pH tanah perlu diturunkan untuk tanaman yang menyukai asam, unsur belerang adalah perubahan yang paling umum. Unsur belerang berinteraksi perlahan di dalam tanah, jadi musim gugur jelas merupakan waktu terbaik untuk memasukkannya. Gali belerang ke dalam tanah hingga kedalaman 6 inci (15 cm).
Amandemen lainnya bersifat organik dan bertujuan untuk memperbaiki tanah dengan memperbaiki drainase, retensi air dan meningkatkan unsur hara.
Kapan harus memperbaiki tanah kebun dengan pupuk kandang
Dalam kasus amandemen organik, kompos dapat dikubur di dalam tanah kapan saja , tetapi pupuk kandang segar harus ditambahkan pada musim gugur agar ada waktu untuk membusuk. Kotoran hewan seringkali mengandung mikroorganisme seperti E. coli atau Salmonella yang berbahaya bagi manusia. Oleh karena itu, selalu masukkan pupuk kandang pada musim gugur, sehingga memberikan lebih banyak waktu bagi patogen berbahaya untuk mati sebelum menanam tanaman yang dapat dimakan.
Untuk amannya, gunakan hanya kompos atau pupuk kandang yang sudah berumur minimal satu tahun di kebun sayur. Jika pupuk kandang segar adalah satu-satunya pilihan, pastikan untuk tidak menanam dalam waktu 120 hari setelah perubahan tanah. Selain itu, jangan gunakan kotoran babi yang memiliki tingkat patogen tertinggi.
Pupuk kandang dan kompos yang sudah tua merupakan bahan pembenah tanah yang sangat baik, namun mengandung fosfor tingkat tinggi. Oleh karena itu, pengujian tanah tahunan penting untuk memantau akumulasi fosfor di dalam tanah.